suplemenGKI.com

Selasa, 9 April 2013

08/04/2013

AMAZING GRACE

Kisah Para Rasul 9 : 7-20

 

Pengantar
Setiap kali mendengar atau menyanyikan pujian Amazing Grace maka hati saya bergetar dan tak jarang mata saya berkaca-kaca mengingat Kasih Tuhan yang luar biasa dalam hidup saya. Mari sebelum Anda merenungkan bacaan di atas ambillah waktu sejenak untuk menyanyikan pujian tersebut dengan sepenuh hati dan penghayatan tentang Kasih Tuhan sesuai teks di bawah ini :

Amazing grace..how sweet the sound
That saved a wretch like me
I once was lost but now am found
Was blind but now I see

Sebagaimana pujian tersebut maka kita akan berssama-sama merenungkan tentang Saulus yang sudah “dipanggil” oleh Tuhan.

Pemahaman
Dalam bacaan kita hari ini ada beberapa hal penting yang perlu kita renungkan yaitu :

  • Mengapa Saulus harus menderita kebutaan selama 3 hari  ? ( ayat 9 )
  • Mengapa  Tuhan memilih Saulus untuk menjadi alatNya ? (ayat 15)

Dalam perjumpaannya dengan Tuhan Saulus mengalami kebutaan selama tiga hari.  Kebutaan yang dialami Saulus merupakan proses transformasi dari kehidupan lama sebagai orang yang “memusuhi” Tuhan menjadi orang yang “mengasihi dan dikasihi” Tuhan.  Dalam kondisi buta maka Saulus sangat bergantung kepada Tuhan dan Ananias, yang diutus Tuhan, sehingga ia mungkin merasa “sudah hancur” masa depannya namun Tuhan tidak membuang Saulus melainkan justru memakainya.  Bukankah acapkali rancangan Tuhan berbeda dengan rancangan kita bahkan terkadang sulit dimengerti secara nalar, termasuk dalam hal pemilihan Saulus.  Dalam pandangan manusia sangat tidak sesuai karena kejahatan/penganiayaan yang diperbuatnya.  Namun sekali lagi kita belajar bahwa Tuhan kita adalah Allah yang BERDAULAT PENUH DAN TELAH MEMPERSIAPKAN SERTA MENGATUR SEGALA SESUATUNYA DENGAN BAIK, SEHINGGA SELURUH POTENSI YANG ADA DALAM DIRI SAULUS DAPAT DIPAKAI-NYA. 

Berdasarkan bacaan hari ini kita dapat menemukan bahwa di balik proses transformasi yang mungkin terasa berat sesungguhnya ada kasih Tuhan yang luar biasa sehingga membuat kita bersukacita sebab kita dipilih sebagai rekan sekerja-Nya.

Refleksi
Coba Anda renungkan apakah dalam hidup anda sudah benar-benar mengalami transformasi dari kehidupan yang lama, yang masih mengasihi diri sendiri, menjadi pribadi baru yang memiliki karakter Kristus dan selalu ingin menyenangkan hati-Nya!

Tekadku
Tuhan Yesus pakailah seluruh talentaku untuk bekerja demi kemuliaan Tuhan dan kuasailah hidupku agar aku tidak berpaling kembali ke dalam hidup yang lama. 

Tindakanku
Belajar untuk menjadi partner sharing & doa bagi saudara seiman khususnya yang sedang menjalani masa-masa sulit dalam proses transformasi dalam hidupnya.  Dan mau menjaga hidup agar sikap dan tindakanku menjadi inspirasi bagi sesama dalam mentransformasi hidup di dalam Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«