suplemenGKI.com
Bertobatlah

Bertobatlah

Zefanya 2:1-15

Seruan Untuk Bertobat

                Setelah nabi Zefanya memberitahukan tentang penghukuman yang akan diberikan Tuhan kepada umatNya, nabi Zefanya menyerukan untuk umat Tuhan bertobat terlebih dahulu sebelum hari penghukuman itu tiba.

  1. Apakah yang mendasari nabi Zefanya menyerukan pertobatan umat Tuhan?
  2. Apa yang dinasihatkan oleh nabi Zefanya kepada umat Tuhan?
  3. Apa yang akan dilakukan Tuhan terhadap umatNya?
  4. Apa yang akan dilakukan Tuhan terhadap bangsa lain yang tidak mengenalNya?
  5. Pelajaran apa yang kita dapat dari bagian ini?

Renungan:
                Nabi Zefanya menyadari bahwa penghukuman dari Tuhan pasti akan terjadi atau terlaksana, walaupun mereka tidak mempercayai perkataan nabi Zefanya. Oleh sebab itu nabi Zefanya bukan hanya memberitahukan bahwa akan ada penghukuman namun menyerukan juga supaya umat Tuhan bertobat dari dosa-dosanya.
                Nabi Zefanya mempunyai keyakinan kalau umat Tuhan bertobat maka penghukuman yang akan di berikan,  tidak jadi dilaksanakan. Oleh karena itu Zefanya memberikan beberapa nasihat untuk umat Tuhan lakukan. Pertama, mencari Tuhan  dengan kerendahan hati. Umat Tuhan diingatkan betapa mereka telah meninggalkan pertemuan-pertemuan dengan Tuhan, maka sekarang adalah kesempatan untuk datang kembali ke hadiratNya dengan kerendahan hati. Sekarang waktunya bagi mereka untuk meninggalkan berhala-berhalanya, serta berlari mencariNya. Kedua, melakukan perintah-perintahNya atau taat pada hukum-hukumNya. Umat Tuhan diharapkan untuk mengingat kembali hukum-hukumNya yang telah Tuhan berikan untuk dilakukan. Ketiga, mempraktekkan keadilan bagi semua orang tanpa memihak. Tuhan menghendaki umatNya untuk berlaku adil bagi sesamanya, bukan hanya untuk mencari kesenangan diri sendiri saja.
                Nabi Zefanya menyerukan dengan jelas untuk umat Tuhan bertobat dan kembali kepada jalan yang benar, di mana mereka dapat menyembah lagi Tuhan yang hidup. Ketegasan nabi Zefanya menyerukan pertobatan dilandasi oleh kedekatannya dengan Tuhannya. Sehingga Tuhan mau memakai nabi Zefanya untuk mengingatkan bangsanya sendiri.
                Bagaimana kita dapat meneladani nabi Zefanya? Pertama, kita harus memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan dalam keseharian kita. Artinya menjalin hubungan yang baik dengan Tuhan harus menjadi gaya hidup kita. Kedua, kita harus peka dengan kebutuhan yang ada disekitar kita dimana Tuhan mau memakai kita untuk membawa mereka kembali ke jalan yang benar. Seringkali kita tidak peduli dengan lingkungan yang ada disekitar kita, sehingga kita sulit mengerti apa yang menjadi kebutuhan mereka. Kita lebih disibukkan dengan urusan pribadi kita masing masing. Ketiga, kita minta keberanian kepada Tuhan untuk dapat menasihati, menegur, mengingatkan orang-orang yang sedang hidup dalam kesalahan atau dosa mereka.
                Biarlah kita boleh dipakai oleh Tuhan dimanapun kita berada, sambil menjaga diri kita untuk terus berkenan kepadaNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«