suplemenGKI.com

GENERASI BARU

Zefanya 3:11-13

 

PENGANTAR
Student today, leader tomorrow” (pelajar hari ini adalah pemimpin di masa depan) merupakan ungkapan yang menegaskan bahwa pembinaan terpadu bagi orang muda (pelajar) akan mempersiapkan mereka menjadi pemimpin di masa depan.  Hal yang sama juga menjadi fokus tindakan Tuhan dalam rangka memulihkan umatNya di era Zefanya.  Bagaimana tindakan Tuhan dalam hal ini?  Mari kita pelajari lebih lanjut melalui bacaan hari ini.

PEMAHAMAN
Ayat 11:  Apa yang akan Tuhan lakukan kepada orang-orang menentang Dia?
Ayat 12:  Apa yang akan Tuhan siapkan sebagai pengganti?
Ayat 12, 13:  Apa yang menjadi ciri khas generasi baru yang Tuhan siapkan?

Apa yang saudara pelajari mengenai hubungan generasi baru dan perubahan sosial?

Apa syarat-syarat yang harus ada dalam diri generasi baru?

Merubah hidup suatu bangsa/komunitas/jemaat bukanlah hal yang mudah.  Mulai dari persepsi perlu tidaknya perubahan, alasan perubahan sampai perubahan seperti apa yang diharapkan akan selalu menjadi topik pembicaraan yang berujung pada diskusi, bukan aksi.  Alasannya, generasi yang ada (sebagai bagian dari yang terdahulu) sudah terpola dengan banyak konsep dan pengalaman yang membentuk identitas diri/komunitasnya.  Wajar bila perubahan cenderung ditafsirkan sebagai upaya mengubah atau meniadakan identitas itu sendiri.  Reaksinya pasti menolak dan tidak setuju. Itu sebabnya, merubah komunitas/moralitas dan budaya bangsa akan lebih mudah bila dimulai dari generasi baru, yaitu kaum mudanya.  Selain secara karakter, generasi muda lebih senang dengan tantangan baru (termasuk di dalamnya adalah perubahan itu sendiri), juga karena generasi muda mempunyai kesempatan melakukan lebih banyak di masa depan dibanding generasi yang ada sekarang (status quo).

Bagi Allah memang tidak ada yang mustahil.  Segala sesuatu mampu Allah lakukan dan ubah.  Tapi apa dampaknya bagi manusia bila segala sesuatu berubah semudah membalikkan telapak tangan.  Manusia tidak akan belajar tentang proses menjadi dewasa dan matang secara spiritual.  Menyadari dosa, bertobat dan berkomitmen menjaga hidup adalah bagian dari proses menuju kematangan pribadi dan iman.  Proses semacam inilah yang sedang Allah kerjakan di tengah ajakanNya kepada umat melalui Zefanya untuk bersukacita.  Proses itu Allah kerjakan bagi generasi Israel yang baru, orang-orang yang dipilih-Nya.  Dia berkata “Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN” (ay.12).  Generasi baru atau “sisa Israel” (ay.13) yang berbeda dengan generasi sebelumnya.  Generasi yang menjaga hidupnya dari hal-hal yang mendukakan hati Tuhan, seperti yang telah dilakukan para pendahulu (ay.11).  Bersama generasi baru yang terpilih ini, Allah memulai babak baru dalam kehidupan spiritualitas Israel.

REFLEKSI                                                                            
Dalam keheningan mari merenung: Allah sedang memproses diri kita untuk memulihkan spiritualitas hidup kita.

TEKADKU
Aku rindu dipakai Allah sebagai generasi baru yang memberi perubahan ke arah yang lebih baik.

TINDAKANKU
Setiap hari aku mau menjaga hidup dan mencari perlindungan hanya pada nama Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«