suplemenGKI.com

Selasa, 7 Mei 2019

06/05/2019

BERPUSAT PADA KRISTUS

Kisah Para Rasul 9:36-43

 

Pengantar
Setelah Petrus menyembuhkan Eneas yang mengalami lumpuh dan terbaring di tempat tidur selama delapan tahun. Berita itu langsung tersebar di seluruh daerah itu termasuk di daerah Yope yang dekat dengan Lida. Di Yope inilah Petrus melakukan mujizat yang besar seperti apa yang dilakukan oleh Yesus Kristus, yaitu membangkitkan orang mati. Apa kunci dari keberhasilan pelayanan Petrus? Kunci dan fokus pelayanan Petrus adalah berpusat pada Kristus, sehingga banyak mujizat yang dilakukan Petrus dalam pelayanannya. Mari kita renungkan bersama.

Pemahaman

  • Ayat 36-38            : Siapakah Tabita? Apakah yang ia lakukan dan alami pada saat ia melayani Tuhan? Bagaimana respon orang yang ada di sekelilingnya?
  • Ayat 39-41            : Bagaimana cara Petrus menyatakan karya Tuhan bagi Tabita?
  • Ayat 42-43            : Apa dampak dari pelayanan Petrus bagi Tabita di Yope?

Tabita adalah jemaat Tuhan di Yope yang suka melakukan pelayanan kasih kepada orang lain, ia banyak sekali berbuat baik, membuatkan baju dan pakaian janda-janda dan memberi sedekah kepada orang yang membutuhkan. Tetapi pada waktu itu, ia jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia. Semua orang yang merasakan kasih dari Tabita begitu merasa sedih dan kehilangan atas kepergian Tabita (Ay. 39), murid-murid juga berusaha untuk memberitahukan Petrus yg sedang di Yope supaya dia bisa melakukan sesuatu kepada Tabita (Ay. 38).

Setelah Petrus sampai di Yope dan menjumpai mayat Tabita, Petrus meminta semua orang untuk keluar lalu ia berlutut dan berdoa (Ay. 40). Setelah berdoa, kuasa Kristus kembali dinyatakan, Tabita yang sudah mati, bisa hidup kembali. Kunci dan pusat dari pelayanan Petrus adalah Tuhan Yesus Kristus. Ada tiga bukti dari kisah ini: pertama, adalah Petrus mencontoh apa yang dilakukan Yesus dalam melakukan mujizat (Ay. 34, 40). Kedua, semua mujizat ia lakukan dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Ketiga adalah semua yang dilakukan Petrus bertujuan untuk memuliakan Yesus (Ay. 35, 42). Jika semua pelayanan berpusat pada Kristus, Roh Kudus bekerja dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.   

Refleksi
Renungkanlah: mungkin kita tidak mempunyai karunia yang hebat seperti Petrus yang bisa melakukan banyak mujizat, namun prinsip pelayanan ‘berpusat pada Kristus’ harus kita pegang teguh supaya kita bisa melayani dengan motivasi yang benar.

Tekadku
Ya Tuhan, tolong saya untuk bisa melayani dengan motivasi dan prinsip yang benar yaitu berpusat pada Kristus, bukan pada diri sendiri atau yang lain. Sehingga melalui pelayanan saya nama Tuhan dipermuliakan.

Tindakanku
Saya akan melakukan segala sesuatu (aktivitas, pekerjaan dan pelayanan) dengan mengawalinya dengan doa. Menyerahkan supaya Kristus yang menguasai hati, pikiran, perkataan dan diri saya, sehingga apa yang saya lakukan bisa memuliakan nama Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»