suplemenGKI.com

Selasa, 7 Juli 2020

06/07/2020

Kerendahan Hati

Bacaan Yohanes 13:1-17

 

Pengantar
                Dalam dunia sekarang ini sangat mudah sekali bagi seseorang yang berusaha untuk menjadi terkenal, baik dengan cara yang salah atau dengan cara yang benar. Beberapa waktu lalu di media sosial diberitakan seseorang sengaja memberikan bingkisan yang berisikan sampah.

Mungkin tujuannya bergurau namun akhirnya malah berujung pada urusan dengan kepolisian. Memang orang tersebut sempat terkenal namun dikenal sebagai orang yang melakukan perbuatan onar. Banyak orang yang berusaha menjadi ternama, bagaimana Yesus menyikapi hal ini?

Pemahaman
Ay 1-3, Apa yang sedang dirasakan oleh Yesus dan apa yang terjadi pada Yudas Iskariot?
Ay 4-5, Apa yang Yesus lakukan kepada murid-murid-Nya?
Ay 6-11, Apa yang terjadi pada Petrus dan bagaimana reaksi Tuhan Yesus?
Ay 12-15, Apa yang ingin Yesus ajarkan kepada para murid?
Ay 16-17, Apa yang Yesus janjikan kepada orang yang mengikuti teladan-Nya?

Waktu itu dekat dengan hari raya Paskah, Tuhan Yesus tahu bahwa waktu kematian-Nya sudah dekat, dan Yesus akan segera kembali ke Bapa. Yesus begitu mengasihi murid-muridNya dan ingin memberikan banyak teladan kepada para murid.

Yesus menanggalkan jubah-Nya dan mengambil kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, lalu Ia menuangkan air ke sebuah basi dan mulai membasuh kaki para murid dan menyekanya dengan kain yang terikat dipinggang-Nya.

Melihat hal ini Petrus merasa tidak layak, dan mencegah Yesus untuk membasuh kakinya. Namun Yesus mengingatkan apa yang Ia perbuat mungkin Petrus tidak bisa memahaminya sekarang, namun kelak Petrus akan mengetahuinya.

Yesus mulai menjelaskan apa yang telah Ia lakukan kepada murid-murid-Nya. Pertama, Yesus mengingatkan bahwa IA seorang guru dan Tuhan mau membasuh kaki murid-murid-Nya maka hal itu juga harus terjadi di antara para murid. Tuhan Yesus ingin memberikan teladan kerendahan hati satu dengan yang lain, tidak menganggap dirinya paling tinggi atau paling baik. Kedua, Tuhan Yesus mengingatkan bahwa setiap orang yang percaya menghidupi teladan Yesus ini pasti dia akan menjadi orang yang berbahagia di dunia ini. Tuhan Yesus justru memberikan resep menjadi bahagia di dunia ini salah satunya adalah hidup dalam kerendahan hati. Kerendahhatian seseorang akan memangkas kesombongan dan keserakahan dirinya, orang yang hidup dalam kerendahan hati akan hidup di dalam ketenangan batin.

Refleksi
Ambil beberapa menit untuk merenungkan! Apakah yang kita cari di dunia ini? Apakah kerendahan hati sudah kita miliki?

Tekadku
Ya Tuhan sering kali kami lebih senang dan membanggakan apa yang kami punyai, baik itu harta, kepandaian, rupa atau yang lain. Kami senang kalau kami dapat menunjukkan diri lebih baik dari orang lain. Ampunilah kami yang tidak hidup dalam kerendahan hati dan ajarilah kami ya Tuhan mengikuti teladan-Mu. Amin

Tindakanku
Hari ini belajar tidak membanggakan dengan apa yang saya miliki namun belajar untuk rendah hati dengan cara menjadi pelayan (melayani) orang lain yang membutuhkan saya (kehadiran saya).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»