suplemenGKI.com

Selasa, 7 Juli 2015.

06/07/2015

Bacaan : Mazmur 24.

“TUHAN RAJA KEMULIAAN”

PENGANTAR.
Tabut merupakan semacam takhta yang dilengkapi dengan para Kerub. Umat Israel memaknai tabut perjanjian sebagai lambang akan kehadiran Allah. Oleh sebab itu pada jaman raja Daud tabut perjanjian ditempatkan di Yerusalem. Raja Daud menjadikan Yerusalem sebagai pusat peribadatan  dimana Allah disembah dan dipuji sebagai Tuhan semesta alam serta sebagai Raja Kemuliaan, sekaligus ibu kota dan tempat tinggal raja Israel. Dengan demikian Allah Israel dilihat sebagai  Tuhan atas seluruh manusia dan dari Yerusalem kemuliaanNya akan dinyatakan keseluruh bumi.

PEMAHAMAN.

  1. Siapakah Tuhan Allah menurut pemazmur ? ( ayat 1-2 ) dan siapakah Tuhan menurut saudara ?
  2. Apakah syaratnya bagi umat yang rindu mengagungkan Tuhan di tempatNya yang  kudus ? (ayat 3-6)
  3. Bagaimana sambutan terhadap kedatangan Raja Kemuliaan ?
    ( ayat 7-10 )

Kebijaksanaan raja Daud untuk membawa Tabut perjanjian ke Yerusalem melambangkan kehadiran Tuhan ditengah-tengah umatNya. Dengan hal ini pemazmur hendak memberitahukan bahwa Dialah Tuhan (YHWH) dan bukan allah bangsa-bangsa lain tetapi Tuhan semesta alam yang menciptakan langit dan bumi, yang bertakhta ditempatNya yang kudus. Oleh sebab itu segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan. Dia layak dimuliakan.  Namun siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan untuk memuliakan Tuhan ? (ayat 3). Pemazmur menyebutkan bahwa orang yang boleh datang kepada Tuhan adalah,  pertama : orang yang bersih tangannya, kedua : orang yang bersih  hatinya. Ketiga : orang yang tidak berjiwa penipu. Keempat : orang yang tidak bersumpah palsu. Keempat syarat inilah yang harus diperhatikan ketika seseorang hendak datang kepada Tuhan ditempat kudusNya dalam ibadah. Kepada mereka yang memenuhi syarat-syarat tersebut Tuhan akan memberkati dan menyelamatkan. Karena Dialah Raja Kemuliaan yang bersemayam di tempat tinggi. Dialah yang mencipta alam semesta dan memerintah sebagai Raja yang penuh dengan kemuliaan dan keagungan. Ia hadir di Bait suci ditengah-tengah umatNya. Sambutlah kehadiranNya dengan puji dan sembah. Amin.

REFLEKSI.
Renungkanlah ! Tuhan adalah Raja kemuliaan yang bertakhta di tempat Kudus. Apakah selama ini saudara datang menghadap hadiratNya dengan tangan dan hati yang bersih ? juga dengan jiwa yang suci dan lidah yang memuji ?

TEKADKU.
Ya Tuhan ampunilah saya jika selama ini saya datang menghadap Tuhan dengan tangan dan hati yang kotor, jiwa dan lidah yang penuh noda.

TINDAKANKU.
Mulai hari ini saya akan selalu mengoreksi diri agar dapat beribadah kepada Tuhan dengan tangan, hati dan jiwa yang suci.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«