suplemenGKI.com

MENJADI HAMBA TUHAN YANG MEMBAWA TERANG KESELAMATAN

Yesaya 42:5-9

 

Pengantar
Kita dapat melihat wajah-wajah bahagia para tokoh yang terpilih sebagai menteri di negeri ini. Sekalipun mereka dipanggil dan dipilih untuk melakukan pekerjaan besar yang tak mudah namun rasanya sungguh bahagia menjadi “orang terpilih” yang diberi kesempatan oleh Presiden untuk berkarya membangun negeri. Bila menjadi orang pilihan Presiden membawa kebahagiaan apalagi menjadi hamba pilihan Tuhan. Bayangkanlah betapa bahagianya dipanggil dan dipilih Tuhan untuk mengerjakan misi Tuhan yang ingin menyelamatkan dunia ini. Bacaan hari ini merupakan lanjutan dari penjelasan tentang tugas Sang Hamba Tuhan yang dipanggil dan dipilih Tuhan untuk melaksanakan misi-Nya.

Pemahaman 

  • Ayat 5           :  Siapakah Tuhan yang memanggil hamba-Nya?
  • Ayat 6-9       : Untuk maksud apakah Sang hamba dipanggil-Nya? Apakah yang perlu dilakukan Sang Hamba untuk menjalankan maksud Tuhan?

Yesaya menjelaskan tentang Tuhan yang memanggil, memilih dan mengutus hamba-Nya. Dialah Tuhan,  Sang Pencipta langit dan bumi. Ini menunjukkan sebuah otoritas yang tinggi. Bila Tuhan Sang Pencipta sudah merancang bahkan mempersiapkan seseorang menjadi hamba-Nya pastilah ada karya besar yang hendak dipercayakan untuk dikerjakan sang hamba.

Ayat 6-7 menyatakan dengan jelas bahwa sang Hamba dipanggil untuk mengerjakan misi penyelamatan. Sejak semula Sang Hamba telah dipanggil, dipegang dan dibentuk oleh Tuhan untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa.  Sang Hamba  diutus untuk memimpin orang-orang  keluar dari kegelapan. Di sini ditekankan secara kontras antara terang dan kegelapan. Dalam menghadapi kegelapan dunia, Sang hamba menghadirkan terang yang terus bersinar sehingga orang lain mendapatkan jalan yang cerah dalam pelbagai pergumulan dan keinginan yang menggelapkan hidupnya. Inilah karya mulia Sang Hamba.

Kini kita juga dipanggil untuk melanjutkan karya sebagai hamba Tuhan. Berbahagialah,  sebab  kita dipercaya dan diutus Tuhan untuk menjadi terang bagi sekitar. Kita dipanggil untuk menggenapi maksud penyelamatan dari Tuhan. Di jaman ini banyak orang dilanda kegelapan dosa. Kegelapan melingkupi berbagai aspek kehidupan. Kita diutus Tuhan untuk hadir membawa terang Tuhan. Kehidupan seorang hamba Tuhan memancarkan terang Tuhan di mana-mana agar kehidupan dunia ini makin  cerah, makin penuh kebaikan Tuhan. Terang Tuhan mampu mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik dan mengangkat seseorang dari kungkungan dosa hingga dia menemukan jalan yang keluar yang benar.

Refleksi
Bila suatu saat Saudara berada di ruangan gelap di malam hari, apakah yang Saudara inginkan? Pastilah merindukan hadirnya terang yang menuntun langkah kita. Di sekitar kita ada banyak orang yang dilanda kegelapan sehingga mereka gampang marah, suka mengambil jalan pintas dan putus harapan. Apakah Saudara mau hadir membawa terang Tuhan untuk menyelamatkan mereka? 

Tekadku
Tuhan, dimana ada kegelapan, jadikanlah aku hamba-Mu yang membawa terang keselamatan

Tindakanku 

  • Setiap hari aku akan memperhatikan kondisi di sekitarku untuk menemukan mereka yang hidupnya dilanda  kegelapan dosa.  Aku akan membangun persahabatan dengan mereka, mengajak mereka berbincang dan menyampaikan terang kasih Tuhan yang menyelamatkan sehingga hidup mereka diubahkan oleh Tuhan.
  • Aku akan menjadi hati dan pikiranku agar selalu fokus pada Tuhan dan dipenuhi terang kasih Tuhan sehingga melalui senyuman, perkataan dan tindakanku terpancar terang Tuhan yang membawa keselamatan.
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«