suplemenGKI.com

MENGAKUI DOSA, MELALUI HIKMAT TUHAN

Mazmur 51 : 1 – 10

Pengantar
Ada banyak cara mengakui kesalahan atau dosa, namun tidak semua selalu dilakukan secara serius dan total. Bahkan terkadang kita tidak menyadari bahwa kesalahan atau dosa yang kita perbuat tidak saja terkait dengan relasi dengan sesama tetapi merupakan wujud dosa kepada TUHAN. Dan dengan demikian maka penyelesaiannya (pemulihan) hanya dapat terjadi dalam relasi dengan TUHAN. Lalu bagaimana cara TUHAN memulihkan kita? Mari kita perhatikan apa yang Daud teladankan dalam Mazmur 51 : 1 – 10.

Pemahaman

Ayat   1 – 4          :  Bagaimana pengungkapan Daud akan keberadaan dirinya saat berbuat dosa?

Ayat   5 – 8          :  Apa yang menjadi kesadaran Daud tentang perbuatan dosanya?

Ayat   9 – 10        :  Apa harapan Daud di hadapan TUHAN?

Daud mengungkapkan dalam Mazmurnya, bagaimana sikapnya saat diingatkan akan dosanya oleh nabi Natan. Daud memohon belas kasih TUHAN agar menghapuskan pelanggarannya menurut rahmat TUHAN yang besar. Daud memohon TUHAN membersihkan segala kesalahannya dan mentahirkan segala dosanya. Di sini kita melihat betapa Daud serius melihat dosanya, dan memohon pemulihan yang total,  bukan karena ia layak, tetapi ia mengingat akan kasih setia dan rahmat TUHAN yang besar.

Keseriusan Daud melihat (menyadarI) dosanya dinyatakan melalui pergumulan akan dosanya. Daud mengakui akan dosanya kepada TUHAN, bahkan mengingat akan ‘kemanusiaan”nya yang terkait dengan dosa keturunan manusia. Tapi Daud yakin bahwa TUHAN sungguh memperhatikan kebenaran dalam batin, yang di dalamnya TUHAN menyatakan hikmat-NYA. Ini menjadi inspirasi bagi kita untuk tetap dapat bergumul dalam pimpinan hikmat TUHAN dalam batin kita, agar menemukan jalan kebenaran.

Daud tidak saja menyadari, bergumul, dan mengakui dosanya, tetapi juga berharap akan sebuah kehidupan baru yang putih bersih oleh basuhan kasih TUHAN dan hidup dalam suka cita karena pemulihan dari TUHAN. Sebuah pengharapan yang jelas dan indah.

Refleksi
Dalam keheningan hati dan pikiran marilah kita bertanya:

  • Apakah kita mau mengakui akan dosa kita jika mengakami teguran TUHAN?
  • Apakah kita sadar bahwa dosa itu terkait dengan relasi kita dengan TUHAN, bahwa yang kita lakukan itu adalah dosa kepada TUHAN?
  • Apa yang menjadi pengharapan kita berkaitan dengan kehidupan yang TUHAN perbaharui/pulihkan?

Tekadku
Ya TUHAN, ajarlah saya menyadari, bergumul, dan mengakui dosaku terhadap ENGKAU melalui jalan hikmat-MU di dalam batinku.

Tindakanku
Mulai hari ini, saya ingin serius memikirkan dan mengharapkan sebuah kehidupan yang putih bersih dan hidup bersuka cita di dalam TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«