suplemenGKI.com

MASIH ADA KESEMPATAN BERBALIK KE ARAH YANG BENAR

Yesaya 27:1-6

 

Pengantar
Kita mengenal tanda U-Turn ( rambu putar balik ) yang banyak dipasang di jalan raya.  Ketika kita salah jalan, maka kita mencari tanda U-Turn untuk berputar balik. Rambu putar balik ini dipasang untuk memberi kesempatan pada setiap orang yang ingin berputar arah atau kembali ke jalur benar yang ingin dituju. Demikian pula dalam perjalanan hidup beriman. TUHAN selalu menyediakan kesempatan bagi umat-Nya untuk berputar balik dari jalan dosa menuju jalan yang benar. Namun apakah semua umat-Nya menggunakan kesempatan ini? Marilah kita renungkan melalui bacaan Alkitab hari ini!

Pemahaman

  • Ayat 1     : Siapakah yang akan dihukum TUHAN?
  • Ayat 2-5  : Apakah yang akan dilakukan TUHAN terhadap kebun anggur-Nya?
  • Ayat 6     : Apa yang diharapkan TUHAN terhadap umat-Nya?

Nyanyian kebun anggur ditulis di dua bagian yang berbeda yaitu yang pertama dalam Yesaya 5:1-7 dan yang kedua dalam Yesaya 27:1-6.  Nyanyian kebun anggur yang pertama  adalah nyanyian cinta dan TUHAN akan mengusahakan begitu banyak upaya untuk kebun anggurnya serta berharap kebun anggurnya (umat-Nya) menghasilkan buah anggur yang baik (keadilan dan kebenaran). Tetapi umat-Nya justru mengecewakan TUHAN. Mereka justru membuahkan anggur yang asam atau buruk (kelaliman dan keonaran – Yesaya 5:7 ).

Dalam nyanyian kebun anggur yang kedua (Yesaya 27:1-6) ditulis bahwa TUHAN sepenuhnya merupakan tukang kebun bagi kebun anggur ini dan mengelola kebun anggur ini dengan sepenuh hati. Dalam kondisi TUHAN berperang bagi kebun anggur tersebut, Dia pertama-tama menggunakan pedang menghukum Lewiatan (mengumpamakan Babel, ayat 1), sehingga kebun anggur tidak lagi dikendalikan oleh kekuatan kejahatan. Kemudian, disebutkan bahwa TUHAN siang dan malam menjaga taman (ayat 3), serta menyingkirkan semua puteri malu dan duri (ayat 4). Ini adalah atmosfir suasana perang, TUHAN menganggap semua elemen yang menghancurkan taman sebagai musuh yang harus diberantas tuntas agar Yakub (umat-Nya) dapat berbuah (ayat 6) dan hidup adil dan benar di bumi.

Ketika kita menyandingkan kedua nyanyian kebun anggur ini, kita memahami harapan TUHAN bagi Israel sebagai kebun anggur-Nya. Ternyata penghakiman atas orang Israel di masa lalu bukanlah akhir persoalan, nyanyian kebun anggur yang lama bukanlah karakter final orang Israel, juga bukan tujuan akhir. Tujuan setelah penghakiman adalah untuk pemulihan. Dari nyanyian kebun anggur yang baru kita melihat bahwa TUHAN tidak pernah menyerah atas umat-Nya dan percaya bahwa mereka suatu hari akan menghasilkan buah keadilan dan kebenaran. TUHAN bahkan tidak memperhitungkan harga yang harus dibayar untuk memberantas semua kekuatan jahat demi memelihara dan mempertahankan kebun anggur ini dengan segenap hati.  Betapa hal ini merupakan anugerah yang sangat besar. TUHAN masih memiliki pengharapan bagi umat yang telah dipilih-Nya itu.  Bahkan jika umat penuh dengan dosa yang meluap di masa lalu, TUHAN tidak akan berhenti memberikan rahmat anugerah dan belas kasihan. Kalau TUHAN tidak pernah menyerah untuk memulihkan kita seharusnya kita juga tidak pernah menyerah kalah saat berhadapan dengan kelemahan dan dosa sebaliknya justru bersemangat berjuang untuk bertobat, kembali ke jalan yang benar agar hidup ini dipulihkan TUHAN. 

Refleksi
Dalam keheningan, ingatlah kapan saja Saudara telah menggunakan kesempatan untuk bertobat. Apakah Saudara telah menyambut karya pemulihan  yang TUHAN berikan dengan menghasilkan  buah anggur  atau buah kehidupan yang baik selama sisa hidup kita?  

Tekadku
Ya TUHAN, berikanlah aku daya juang untuk bertobat, berbalik arah ke jalan kebenaran yang TUHAN tunjukkan.

 

Tindakanku
Hari ini aku akan terus berupaya untuk membaharui hidup dengan berjuang hidup dalam kesucian, kebenaran, dan keadilan.

 

 

 

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«