suplemenGKI.com

Yesaya 35:5-7.

 

Lihatlah, Allah Datang Untuk Mengubahkan.

 

Pengantar:
Seorang teman bercerita, bahwa desanya sekarang telah berubah sejak pemerintah membangun irigasi, pengairan dan membuat saluran PDAM di desanya. Penduduk desa tidak lagi harus bersusah-susah mengambil air dengan menempuh jarak yang jauh dan tidak lagi kesulitan untuk mengairi lahan pertanian mereka, karena sarana irigasi maupun saluran air PDAM sudah terhubung ke rumah-rumah penduduk. Sekarang sudah berubah dan menjadi mudah mendapatkan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan pertanian. Keadaan itu sungguh menyenangkan bagi desa tersebut. Bacaan kita hari ini, menggambarkan suatu perubahan yang dialami oleh umat Israel ketika Allah datang.

Pemahaman:

  1. Apakah yang hendak dijelaskan melalui gambaran di ayat 5-6?
  2. Apa pula yang hendak dijelaskan melalui ungkapan ayat 7?

Ayat 5-6, sesungguhnya hendak menjelaskan suatu jaminan bahwa kekuasaan dan keajaiban kasih Allah itu sanggup mengubahkan suatu keadaan yang bagi manusia tidak mungkin tetapi bagi Allah segalanya menjadi mungkin. Buta, tuli, lumpuh dan bisu adalah sebuah keadaan yang tidak mungkin bisa diubahkan atau diperbaiki oleh manusia. Tetapi semua keadaan itu dapat diubahkan oleh Tuhan. Dari tidak baik, tidak berfungsi, tidak normal menjadi baik, menjadi berfungsi dan menjadi normal karena kuasa dan keajaiban Allah. Apa yang tertulis di ayat 5-6, mungkin itu adalah keadaan sesungguhnya, tetapi juga bisa hanya sebuah kiasan tentang keadaan manusia yang dibelenggu oleh dosa, sehingga menjadi buta, tuli, lumpuh dan bisu terhadap kebenaran, kasih dan keadilan Allah. Orang yang dikuasai oleh dosa tidak mampu melihat kebenaran Allah, tidak mampu mendengar panggilan Allah, tidak mampu memberitakan kasih Allah pada sesama. Namun Tuhan datang untuk mengubahkan manusia dari kebutaan, ketulian, kelumpuhan dan kebisuan rohani.

Ayat 7, menggambarkan bahwa Allah datang akan menyediakan pemeliharaan. Segala sesuatu yang diusahakan, dikerjakan oleh umat akan menjadi sumber pemeliharaan Tuhan bagi mereka, menjadi sumber berkat kehidupan bagi mereka sehingga mereka tidak lagi hidup dalam kemelaratan atau kekurangan seperti ketika mereka dalam pembuangan atau dalam penindasan. Saudara, jika kita sungguh-sungguh ingin agar hidup ini diubahkan Tuhan, jangan kuatir akan kesejahteraan kita, Tuhan pasti akan mencukupkan.

Refleksi:
Coba merenung sejenak, pernahkan saudara merasa hidup ini begitu payah, sulit, berat? Mungkin itu karena dosa masih terlalu kuat mengikat, namun jangan kuatir Tuhan Yesus akan datang untuk mengubah yang payah, sulit dan berat menjadi mudah dan ringan.

Tekad:
Tuhan, tolonglah bebaskan aku dari belenggu dosa yang mengikat, agar aku bisa melihat, menikmati dan mengalami berkat pemeliharaan-Mu.

Tindakkan:
Belajar merelakan agar Tuhan melepaskan segala ikatan dosa dalam hidup melalui berserah kepada Tuhan dengan tulus, supaya bisa mengalami pemeliharaan Tuhan nyata dalam hidup.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«