suplemenGKI.com
Ketegasan

Ketegasan

Yesaya 61:8-11

Ketegasan Tuhan Bagi Umat-Nya

Bacaan kemarin memberikan penjelasan bahwa Yesaya 61 ditujukan bagi bangsa Israel yang telah pulang ke Yerusalem dari pembuangan di Babel.  Bagian ini berisi janji Allah dimana Dia pasti menepati janji-janji-Nya, tetapi sekaligus berisi peringatan agar umat Allah terus menjalankan hidup benar di hadapan-Nya.  Jadi, bacaan ini terkandung dua unsur besar yaitu janji dan peringatan Allah. Maka Yesaya 61:8-11 ini menunjukkan bagaimana Allah memberi peringatan bagi umat-Nya agar memperhatikan hidup sebagai respon kesediaan untuk dipulihkan.  Tujuan peringatan Tuhan ini adalah agar umat-Nya mengalami pemulihan Allah dan menjadi saksi bagi bangsa lain. 

Pertanyaan Penuntun Pemahaman Alkitab:

  1. Bagaimana Tuhan menunjukkan identitas diri-Nya bagi Israel? (ay. 8)
  2. Bagaimana janji pemulihan Tuhan akan digenapi bagi umat yang taat pada peringatan-Nya? (ay. 8).
  3. Bagaimana keadaan umat yang telah dipulihkan Tuhan? (ay.10-11)
  4. Pemulihan apakah yang saudara rindukan saat ini?  Bagaimana sikap kita setelah mengalami pemulihan Tuhan?

RENUNGAN

Siapapun pasti mendambakan pemulihan dari keadaan yang ‘tidak baik’ menjadi ‘lebih baik’.  Namun, kadang-kadang setelah seseorang dipulihkan keadaannya, maka: Pertama, tetap dekat atau lebih dekat dengan Tuhan karena telah merasakan kasih dan anugerah Tuhan.  Kedekatannya dimaknai sebagai bentuk rasa syukurnya atas pemulihan yang Tuhan sudah kerjakan.  Namun yang kedua, bisa jadi seseorang kemudian lupa akan kebaikan Tuhan, terlelap menikmati pemulihan sehingga justru seolah-olah tidak lagi membutuhkan Tuhan dalam hidupnya.  Seseorang bisa tenggelam dalam kenyamanan, keberhasilan dan merasa bisa segalanya tanpa merasa perlu datang kepada-Nya.

Itulah yang Tuhan peringatkan kepada umat-Nya.  Yesaya 61:8-11 ini merupakan peringatan Tuhan agar umat Israel hidup dalam kebaikan dan kebenaran-Nya.  Setelah berada di Yerusalem menjalani proses pemulihan Tuhan maka Israel diminta untuk hidup beribadah kepada-Nya, menjaga moral dan memegang kebenaran Tuhan agar betul-betul janji pemulihan itu nyata terwujud dalam hidup dan menjadi saksi bagi bangsa lain.  Tuhan menginginkan agar Israel meresponi pemulihan Tuhan itu dengan baik dan benar.  Oleh sebab itu, dengan serius Tuhan menegaskan bahwa Dia adalah Allah yang mencintai hukum, membenci perampasan dan kecurangan, Dia Tuhan yang memberi upah bagi yang memperhatikan hukum-Nya (ay.8).  Secara tersirat, kecintaan Allah akan hukum mengajak umat-Nya mencintai hukum.  Ketika umat-Nya menjalankan hukum-Nya, maka Dia memberi upah dengan tepat.  Hanya yang mencintai hukum-Nya yang mendapat upah.  Umat-Nya juga diminta untuk hidup dalam kebenaran-Nya, menjauhi perampasan dan kecurangan yang berpotensi muncul para era kembalinya umat ke Yerusalem.  Mereka diajak mengenakan kebenaran (ay.10).  Ujung dari semuanya adalah umat mampu menyaksikan kebesaran dan keagungan Tuhan.  Ketika umat mnegikuti dan menjalankan kebenaran-Nya, maka Dia akan memberikan janji-Nya sehingga semua orang dapat melihat kuasa dan kemuliaan Allah (ay. 9-11).

Apakah saudara membutuhkan pemulihan dari Tuhan?  Pemulihan seperti apa yang saudara inginkan Tuhan kerjakan? Untuk mengalami pemulihan dari Tuhan terlebih dahulu pulihkan hubungan saudara dengan Tuhan dan bersiaplah untuk tetap hidup dekat dengan Tuhan setelah mengalami pemulihan.  Hanya yang mencintai dan mentaati hukum-Nya yang benar-benar mengalami pemulihan sejati.  Selamat dipulihkan!

 Mencintai dan mentaati perintah-Nya adalah wujud pemulihan sejati

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

  • Rusniati halawa says:

    Terimakasih buat penjelasan bacaan yesaya 61:1-11, saya sangat terbantu untuk menyampaikan renungan pada komisi pemuda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*