suplemenGKI.com

BERHARAP AKAN KASIH SETIA TUHAN

Mazmur 33 : 12 – 22

Pengantar
Dalam hal berharap atau menaruh suatu harapan, seseorang harus dapat dengan jelas menyatakan apa yang menjadi pengharapannya tersebut. Dan sesungguhnya pengharapan yang baik adalah peng-harapan di dalam TUHAN, atau yang sesuai dengan janji TUHAN. Dengan demikian jika dikaitkan dengan janji, maka hal kesetiaan adalah hal yang utama. Jadi selain adanya suatu pengharapan yang jelas, juga perlu keberserahan pengharapan umat akan kasih setia TUHAN. Bukankah umat TUHAN sesungguhnya adalah orang-orang yang berharap akan kasih setia TUHAN, yang mana di jaman kehidupan Pemazmur, kehidupan manusia masih sangat berada dalam ancaman pihak lain, dan karena itu perlindungan dan perhatian TUHAN sungguh sangat diharapkan. 

Pemahaman
Ayat 12 – 15         :  Apa yang membuat umat TUHAN disebut sebagai bangsa yang berbahagia ?
Ayat 16 – 17         :  Bagaimana Pemazmur memandang sumber kekuatan lain yang sering diandalkan manusia ?
Ayat 18 – 19         :  Apa yang TUHAN lakukan bagi orang-orang yang takut dan berharap kepada-NYA ?
Ayat 20 – 22         :  Bagaimana sikap dan suasana hidup orang-orang yang berharap kepada TUHAN ? 

Bangsa yang berbahagia adalah bangsa dimana TUHAN adalah ALLAH mereka. TUHAN yang senantiasa memandang setiap orang yang menjadi milik-NYA dan setia memperhatikan segala kehidupan mereka. TUHAN memelihara dan menjaga tidak saja kehidupan lahiriah, tapi juga yang membentuk dan menata hati mereka.

Pemazmur menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada kekuatan lain yang dapat kita jadikan andalan atau pengharapan yang terbaik, kecuali TUHAN. Dan bagi mereka yang takut (hormat dan taat) serta berharap kepada TUHAN akan mendapatkan kasih setia-NYA

Dengan demikian mereka yang berharap kepada TUHAN akan hidup dalam sukacita (bahagia), karena TUHAN adalah penolong dan perisai perlindungan yang dapat diandalkan. Mereka akan senantiasa dapat menaruh harapan dalam penantian akan kasih setia-NYA. 

Refleksi
Apakah yang selama ini membuat kita merasa bahagia ? Apakah karena terbebas dari berbagai ancaman dan marabahaya dalam kehidupan ini, atau karena kita memiliki TUHAN yang menjadi pelindung dan penolong kita ? Dan apakah kita sungguh merasakan perlindungan dan perhatian TUHAN terhadap kita ?

Tekadku
Ya TUHAN, jadikan aku milik-MU selalu, agar kebahagiaan sejati dapat saya rasakan melalui kehadiran TUHAN yang memperhatikan dan melindungi dengan penuh kasih setia.

Tindakanku
Hari ini saya akan berupaya untuk mengalami sukacita sebagai milik TUHAN, ALLAH yang penuh kasih setia dalam hati, pikiran, dan tingkah laku saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«