suplemenGKI.com

2 Raja-Raja 5 : 7 – 27

DARI MANA DATANGNYA PERTOLONGAN

(bagian dua)

Hari ini kita akan melanjutkan renungan kemarin. Setelah Naaman mendapat restu dari Raja Aram untuk berobat ke Israel, maka Naaman langsung berangkat ke Israel untuk menemuai Abdi Allah /sang Nabi. Walaupun Naaman tidak mengerti dari mana sesungguhnya datang pertolongan atau sumber pertolongan namun Naaman datang juga ke Israel mencari sang Nabi.

Pertanyaan pendalaman

  1. Kemana Naaman mencari pertolongan ? ( ayat 7 ) tepatkah yang dilakukan Naaman ?
  2. Apakah Elisa menemui Naaman ?  (ayat 8-9).
  3. Apa yang dikatakan Elisa untuk kesembuhan Naaman ? (ayat 10)
  4. Bagaimana respon Naaman terhadap perintah Nabi Elisa ? (ayat 11-13)
  5. Apakah Naaman mendapat kesembuhan/pertolongan ? (ayat 14)
  6. Bagaimana sikap Naaman setelah mendapat kesembuhan ? (ayat 15-27)

Renungan.

Dengan membawa surat raja Aram Naaman menghadap raja Israel hal itu demi keamanan Naaman karena Israel adalah kerajaan musuh. Sudah barang tentu raja Israel ketakutan luar biasa, bahkan saking takutnya Raja Israel mengoyakkan jubahnya. Peristiwa tersebut didengar oleh Elisa, oleh sebab itu Elisa segera mengirim utusan kepada Raja Israel supaya Naaman menemuainya. Dan dengan kebesarannya Naaman datang kepada nabi Elisa, namun justru nabi Elisa tidak menemuinya, sang nabi hanya menyuruh seorang abdi/suruhan untuk menemui Naaman yang datang dengan kebesaran. Nabi Elisa hanya berpesan kepada suruhannya untuk disampaikan kepada Naaman. Beginilah pesan nabi Elisa : “pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir” (ayat 10).

Sudah barang tentu Naaman merasa tidak senang dengan nabi Elisa, pertama, kedatangannya tidak disambut dengan baik, sang Nabi tidak menemui langsung, kedua, ia merasa tidak diobati/tidak didoakan oleh sang nabi, bahkan mengadakan ritual. Ketiga, ia disuruh mandi disungai yang kotor. Naaman merasa dirinya tidak dihargai sehingga ia pergi dengan gusar (ayat 11) dan dengan panas hati/marah (ayat 12). Mengapa naaman menjadi marah padahal ia sedang mencari pertolongan ? itu karena harga diri, meresa dirinya sangat penting , apalagi seorang panglima. Akan tetapi siapapun orangnya ketika berhadapan dengan Tuhan ia tidak boleh menganggap diri penting. Siapapun harus datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati. Oleh sebab itu para pegai Naaman mencoba melunakkan hati Naaman, “bapak, seandanya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya ? apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu, mandilah dan engkau akan menjadi tahir.

Para pegawai Naaman mulai menyadari bahwa perkataan sang Nabi perlu dibuktikan. Apalagi yang diperintahkan itu tidak sulit, mengapa tidak dilakukan ? mendengar nasehat para pegawainya Naaman segera mandi di sungai Yordan, ia membenamkan dirinya tujuh kali dan sembuhlah Naaman dari penyakit kustanya. Dan sekarang tahulah Naaman akan kuasa dari kata-kata sang Nabi, setelah ia melakukan perintah sang Nabi ia mengalami kesembuhan, dan Naaman segera bangkit pergi mengadap sang Nabi dengan berkata, : “sekarang aku tahu bahwa diseluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel”.

Terkadang kita seperti Naaman yang menyepelekan perintah-perintah Tuhan, dengan dalih ah perintah Tuhan ini terlalu sederhana maka kita mengabaikannya. Tahukah anda bahwa pertolongan Tuhan itu sering dinyatakan ketika kita bersedia melakukan perintah-perintah Tuhan yang nampaknya sederhana. Jika demikian lakukanlah perintah Tuhan yang nampaknya sederhana, lalu rasakanlah pertolongan Tuhan.

Tuhan adalah sumber pertolongan, datanglah kepadaNYA”.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*