suplemenGKI.com

Selasa, 5 Mei 2020

04/05/2020

Memelihara Kasih Persaudaraan

Bacaan Ibrani 13:1-16

 

Pengantar
                Bagi sebagian orang mempunyai teman baru atau sahabat baru itu relatif mudah, namun bagi sebagian orang lain memiliki teman baru atau sahabat baru merupakan hal yang sulit. Kalau kita memiliki sebuah komunitas biasanya kita berharap dapat menjaganya dengan baik, namun untuk menjaga supaya komunitas kita tetap baik bukanlah hal yang mudah, semua orang yang ada di dalamnya harus berkontribusi untuk kesatuan dari komunitas tersebut. Banyak hal yang harus disesuaikan dan bahkan harus ada pengorbanan untuk menjaga komunitas dengan baik. Bagaimana dengan komunitas kita di persekutuan orang percaya? 

Pemahaman

Ay 1-3, Apa yang dinasihatkan oleh penulis Ibrani?

Ay 4-6, Apa yang bisa menjadi penyebab persaudaraan itu rusak?

Ay 7, Apa yang penulis Ibrani nasihatkan tentang iman?

Ay 8-14, Apa yang penulis Ibrani katakan tentang Yesus Kristus?

Ay 15-16, Apa yang seharusnya dilakukan di dalam komunitas orang yang percaya?

Penulis kitab Ibrani orang Kristen untuk senantiasa memelihara kasih persaudaraan, supaya mereka mengingat bahwa dulu mereka juga orang-orang yang pernah menderita karena imannya. Maka ketika mereka berjumpa dengan orang-orang yang percaya dan mengalami penderitaan karena iman mereka maka mereka yang hudupnya sudah mapan membantu mereka-mereka yang tidak memiliki tumpangan.

Penulis kitab Ibrani mengingatkan bahwa dunia yang mereka diami adalah dunia yang cemar, maka mereka semua harus menjaga supaya hidup mereka tidak tercemar oleh hal-hal yang duniawi, supaya mereka tetap kudus di hadapan Allah.

Mereka yang hidup dalam perantauan (diluar Israel), jangan sampai menjadi hamba uang, seakan-akan melupakan Tuhan yang menjadi penolong mereka. Mereka diharapkan memiliki pertumbuhan rohani sehingga mereka beriman teguh seperti tokoh-tokoh iman yang sudah mereka kenal.

Dengan jelas penulis Ibrani mengingatkan supaya mereka berpegang teguh kepada Yesus Kristus dan ajaran-ajaran-Nya, jangan sampai mereka diombang-ambingkan oleh rupa-rupa ajaran yang menyesatkan. Memelihara kasih persaudara dengan cara mempersembahkan korban syukur kepada Tuhan dengan ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Penulis Ibrani mendorong orang-orang percaya untuk melakukan perbuatan baik dan memberikan bantuan, karena hal-hal yang semacam ini berkenan kepada Tuhan.

Refleksi
Renungkan beberapa menit: Apa yang telah anda lakukan untuk terwujudnya kasih persaudaraan diantara orang-orang percaya? Ketika anda mewujudkan kasih persaudaraan, siapa yang saudara muliakan? Diri sendiri atau Tuhan Yesus?

Tekadku
Ya, Tuhan ampunilah kami, yang sering kali kami berharap diperhatikan dari pada memperhatikan orang lain dalam persekutuan kami. Ampunilah kami ya Tuhan.

Tindakanku
Hari ini saya akan memperhatikan 1 orang yang ada dalam persekutuan kami, dengan cara saya telepon dia.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»