suplemenGKI.com

PROSES DAN WUJUD PERBUATAN TUHAN         

Mazmur 85 : 1 – 2, 8 – 13 

Pengantar
Ada banyak orang yang hanya mau mendapatkan hasil tanpa memperhatikan proses yang harus dilalui, maka penting bagi kita untuk menyadari bahwa sesungguhnya proses itu penting. TUHAN tidak saja membawa umat untuk melihat dan mengalami kemuliaan dan kehadiran-NYA, tapi juga berproses di dalamnya. TUHAN menghendaki umat-NYA agar memiliki kehidupan dan nilai-nilai hidup yang juga berproses dan berwujudd dalam hidup mereka. Hal ini akan kita dapati dan mengerti melalui pembacaan Alkitab dan perenungan hari ini, yaitu dalam Mazmur 85 : 1 – 2,  8 – 13. 

Pemahaman

Ayat  1 – 2, 8 – 9     :  Apa yang dinyatakan Pemazmur tentang perbuatan TUHAN bagi umat-NYA?

Ayat  10 – 13             :  Bagaimana proses dan wujud perbuatan TUHAN bagi umat-NYA?

Pemazmur menyatakan bahwa TUHAN telah berkenan dan memulihkan keadaan umat-NYA, dan pemazmur mau hidup mendengar (dengar-dengaran) apa yang TUHAN firmankan, sebab yang dibicarakan (disampaikan) adalah damai bagi umat-NYA, dan agar umat tidak kembali pada ‘kebodohan’, dan selanjutnya umat harus hidup dalam takut akan TUJHAN agar dapat melihat kemuliaan TUHAN ada bersama mereka. “Sesungguhnya keselamatan dari pada-NYA dekat pada orang-orang yang takut akan DIA, sehingga kemuliaan diam di negeri kita” (ayat 9). 

Ayat 10 – 13 memberi gambaran yang jelas tentang proses dan wujud perbuatan TUHAN bagi umat-NYA, bahwa kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit. Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri umat TUHAN akan memberi hasilnya. Keadilan akan berjalan di hadapan-NYA, dan akan membuat jejak kaki-NYA menjadi jalan. Itu semua menjadi nilai-nilai hidup yang juga perlu kita proses dan wujudkan, yaitu: kasih, kesetiaan, keadilan, damai sejahtera, dan kebaikan. Ungkapan ‘bertemu’, ‘bercium-ciuman’ (kedekatan relasi), ‘tumbuh’, ‘menjenguk’, ‘berjalan’, dan ‘membuat jejak’ dapat juga menjadi sebuah proses yang coba kita renungkan secara lebih mendalam sebagai sebuah perbuatan dan langkah iman.

Refleksi
Dalam keheningan hati marilah kita mengambil waktu untuk merenungkan:

  • Apakah telah mengalami proses dan wujud keselamatan (damai) yang dari TUHAN, yang dinyatakan bagi setiap orang yang takut akan dia?
  • Apakah kita mau berproses dan mewujudkan perbuatan (nilai-nilai hidup) yang TUHAN telah hadirkan dalam diri kita sebagai umat-NYA?

Tekad
TUHAN, jadikanlah aku umat-MU yang terus berproses  (mendengar Firman TUHAN) dan mewujudkan segala yang baik baik dari TUHAN.

 

Tindakanku
Mulai hari ini, saya mau mencoba untuk lebih menyediakan diri untuk Alkitab setiap hari, disertai kesediaan hati untuk belajar makin mendengar (dengar-dengaran) akan Firman TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*