suplemenGKI.com

SEMUA KARENA KASIH KARUNIA

Efesus 2:1-10

 

Pengantar
Kalau kita ingat-ingat dan perhatikan hidup kita selama ini, perbedaan/perubahan apakah yang terjadi dalam hidup kita sebelum dan sesudah kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat? Mungkin tidak semua orang Kristen dapat menjawab pertanyaan ini dengan mudah. Sesungguhnya perubahan hidup itulah yang sangat dinanti-nantikan oleh Tuhan dan orang-orang di sekitar. Namun kenyataan ini kurang begitu disadari oleh orang-orang Kristen. Melalui firman Tuhan hari ini, kita akan belajar bagaimana seharusnya sikap kita dalam menjalani keselamatan yang telah Allah berikan. Mari kita renungkan!

Pemahaman

  • Ayat 1-3 : Bagaimana keadaan manusia yang telah mati karena dosa dan pelanggarannya? Apakah yang mereka dapatkan dengan cara hidup seperti itu?
  • Ayat 4-7 : Apakah yang Allah kerjakan bagi manusia yang berdosa?
  • Ayat 8-10: Bagaimanakah seharusnya sikap kita sebagai orang-orang yang telah diselamatkan?

Dalam bagian ini Paulus mengajak kita untuk mengingat kembali keadaan kita sebelum mengenal Kristus: hidup dalam dosa, mengikuti jalan dunia dan mentaati penguasa kerajaan angkasa yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka (Ay. 1). Mengikuti hawa nafsu dan pikiran yang jahat. Dengan cara hidup seperti itu, Allah sangat pantas untuk murka kepada kita.

Namun, dengan tidak disangka-sangka Allah yang seharusnya murka kepada kita, Allah justru menunjukkan kasih-Nya kepada manusia berdosa. Kita yang dahulu mati karena dosa-dosa kita, kini kita dibangkitkan bersama dengan Kristus. Oleh kasih karunia-Nya kita diselamatkan, artinya kita tidak lagi tunduk pada kuasa dosa yang mematikan itu. Di dalam Kristus kita bahkan menerima kebaikan Allah yang melimpah-limpah di dalam hidup kita. Sungguh anugerah yang sungguh luar biasa.

Melalui firman kita hari ini kita diingatkan untuk selalu sadar akan status kita yang sudah diselamatkan. Kita juga diingatkan bahwa kita diselamatkan hanya karena kasih karunia Allah, bukan karena hasil usaha kita. Sehingga kita bisa menghidupi keselamatan yang telah Tuhan karuniakan ini untuk melakukan kehendak Tuhan yaitu: melakukan pekerjaan baik, yang telah dipersiapkan oleh Allah sebelumnya. Allah juga menghendaki supaya kita selalu hidup di dalam-Nya. 

Refleksi
Renungkanlah: Siapakah diri kita dahulu sebelum mengenal kasih karunia Kristus? Kita adalah orang-orang yang seharusnya binasa dan dibuang oleh Allah karena kita sesungguhnnya adalah pemberontak. Tetapi karena kasih-Nya, Ia menyelamatkan kita. Apakah yang akan kita lakukan untuk mengucap syukur untuk kasih-Nya?

Tekadku
Ya Tuhan, tolonglah saya untuk bisa menghidupi keselamatan yang telah saya dapatkan ini dengan hidup benar di mata-Mu, meninggalkan dosa yang masih sering saya lakukan dan melakukan pekerjaan baik dalam hidup untuk menyenangkan hati-Mu.

Tindakanku
Saya mau berjuang untuk mengungkapkan syukur kepada Tuhan dengan semakin setia melayani Tuhan, taat kepada firman Tuhan dan semakin bisa menjadi berkat bagi sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»