suplemenGKI.com

Selasa, 31 Juli 2012

30/07/2012

Keluaran 16:9-16

“BAPA SORGAWI MEMELIHARAKU”

Kemarin kita sudah melihat bagaimana bangsa Israel mengeluh kepada Allah karena persediaan makanan yang mereka miliki telah habis.  Hari ini kita akan melihat apa yang terjadi setelah itu?

 Pertanyaan Penuntun

  • Apa respon Allah atas keluhan bangsa Israel? (ay.12)
  • Apa yang Allah berikan kepada bangsa Israel untuk mereka makan? (ay.15)
  • Berapa banyak roti yang boleh mereka kumpulkan setiap harinya? (ay.16-18) Mengapa Allah membuat peraturan demikian?
  • Apa yang bisa Anda pelajari tentang Allah dalam bacaan hari ini? Bagaimana seharusnya kita membangun sikap kita ketika kita tahu kita memiliki Allah yang demikian?

Renungan
Alkitab mencatat bahwa Allah menjawab keluhan bangsa Israel dengan mengirimkan makanan.  Makanan itu berupa roti yang secara ajaib muncul di permukaan tanah ketika fajar terbit.  Roti ini berwarna putih, bentuknya seperti embun beku yang  tipis, dan rasanya seperti kue madu.  Roti itu diberi nama Manna.  Setiap hari Allah mengirim Manna bagi orang-orang Israel.  Dengan roti Manna ini, Allah mencukupkan kebutuhan jasmani bangsa Israel yang pada waktu itu berjumlah sekitar satu juta orang.  Allah mengirimkan Manna bagi mereka setiap hari.  Allah memerintahkan mereka untuk mengumpulkan Manna setiap pagi, tetapi mereka harus mengambilnya dalam jumlah yang cukup hanya untuk hari itu.  Mereka tidak diperkenankan menyimpan roti itu menjadi bahan persediaan makanan untuk keesokan harinya (kecuali apabila keesokan harinya adalah hari sabat).  Mengapa harus sehari demi sehari?  Allah memerintahkan demikian dengan harapan agar bangsa Israel bisa terus bergantung hanya kepada Allah – bukan bergantung pada persediaan makanan.  Demikian hal ini telah terbukti bahwa selama berpuluh-puluh tahun, Allah menyediakan Manna dan memelihara hidup mereka.  Seharipun Allah tidak pernah lupa untuk mengirimkan Manna kepada bangsa Israel sampai mereka tiba di tanah perjanjian dan mampu untuk mendapatkan makanan yang lain (Lih. Yos. 5:12).

Kisah ini sedang menunjukkan kesetiaan Allah dalam menjaga dan memelihara umat-Nya.  Allah berjanji untuk memelihara setiap kehidupan.  Bukan hanya memelihara bangsa Israel, tetapi Allah yang sama itu juga berjanji untuk memelihara setiap kehidupan kita, anak-anak-Nya.  Bapa sorgawi akan memelihara hidup kita sehari demi sehari.  Berkat yang Ia sediakan pasti cukup bagi kita untuk kita bisa melewati hari demi hari.  Karena itu, jika hari ini kita sedang menghadapi pergumulan dan kesulitan dalam hidup, ingatlah akan Bapa sorgawi yang berjanji untuk memelihara hidup kita.  Atau jika hari ini kita sedang mengalami hidup yang berkecukupan, mengucap syukurlah dan terus ingat untuk menyandarkan hidup kita kepada pemeliharaan-Nya, bukan pada kekayaan yang ada.  Firman Tuhan hari ini mengajarkan kita untuk hidup bergantung sepenuhnya hanya kepada Bapa Sorgawi yang senantiasa memelihara hidup kita.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«