suplemenGKI.com

PENGHIBURAN DALAM KESESAKAN

Yesaya 40:27-31

 

Pengantar
Ketika bangsa kita Indonesia mengalami masa penjajahan yang begitu lama, masyarakat Indonesia menjadi menderita dan miskin. Ratapan penderitaan sudah menjadi teman keseharian. Kekayaan hasil alam bangsa ini tidak dapat dinikmati oleh penduduk asli. Pada saat penjajah menikmati makanan nikmat, masyarakat hanya dapat makan kulit singkong. Dalam keadaan yang seperti ini pastilah banyak orang merasa putus asa dan butuh pertolongan.  Sungguh tidak mudah hidup dalam penjajahan.  Dalam bacaan hari ini kita juga melihat penderitaan umat Tuhan yang berada dalam pembuangan. Apakah jerit pengharapan mereka untuk dibebaskan didengarkan oleh Tuhan? Marilah kita  merenungkannya.

 

Pemahaman

  •  Ayat 27       :   Apakah yang dikeluhkan oleh orang-orang yang putus pengharapan?
  • Ayat 28-30  :   Bagaimana cara Allah memulihkan umat-Nya yang sedang dalam keterpurukan?
  • Ayat 31       :  Bagaimana keadaan orang yang menantikan Tuhan?

Bangsa Israel yang sedang berada dalam pembuangan di Babel merasa telah putus harapan bahkan digambarkan sudah seperti rumput kering dan bunga yang layu (ay.7). Ditengah keputusasaan dan kandasnya harapan, Allah menghiburkan hati setiap umat-Nya. Allah berjanji akan membebaskan dan menyelamatkan mereka.  Allah menyegarkan mereka yang haus akan lawatan Tuhan serta memberikan pengharapan yang pasti. Melalui nabi Yesaya, Allah memberitakan kabar baik bagi umat. Semangat mereka pun dibangkitkan. Mereka diminta terus menantikan pertolongan Tuhan. Menanti memang tidak mudah namun penantian akan karya baik TUHAN tidak pernah sia-sia. Bahkan orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapatkan  kekuatan (energy)  baru untuk melanjutkan perjuangan hidup. Pengharapan mereka menjadi disegarkan.

Refleksi
Dalam keheningan, marilah kita membayangkan apa yang kita rasakan saat kehausan di tengah terik panas lalu ada yang memberikan segelas air minum? Pastilah sangat melegakan. Apakah Saudara juga yakin bahwa Tuhan pun selalu menyediakan pertolongan yang menyegarkan di tengah panasnya perjalanan kehidupan? Apakah Saudara yakin akan selalu ada kabar baik yang memberikan sukacita di tengah perjuangan hidup yang sulit?

Tekadku
Tuhan berikan aku kemampuan dan keberanian untuk terus menantikan pertolongan-Mu. Jangan biarkan aku lelah berharap sebab aku tahu Engkau tak pernah tinggal diam melihat kesusahan umat-Mu.

Tindakanku
Pada tahun yang baru ini, aku akan membangun hubungan yang makin dekat dengan Tuhan agar selalu memiliki kekuatan baru untuk berjuang. Aku juga mau menyampaikan kabar baik tentang pertolongan Tuhan bagi setiap orang yang sedang dalam kesesakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«