suplemenGKI.com

Yehezkiel 33:12-33

Tetap Setia Melaksanakan Tugas  

Kemarin kita sudah merenungkan bahwa Yehezkiel adalah nabi yang dipanggil oleh Tuhan secara khusus untuk menjaga keselamatan bangsa Israel.  Artinya, Yehezkiel harus menyampaikan berita keselamatan dan seruan untuk bertobat bagi bangsa Israel agar tidak binasa karena dosa.  Melalui Yehezkiel Allah berjanji memberikan masa depan yang cerah bagi Israel ketika hati mereka tetap terpaut kepada Allah dan menjaga kehidupan dari dosa, walaupun pada waktu itu seolah-olah tidak ada harapan karena Yerusalem telah jatuh ke tangan Babel.   

Pertanyaan Penuntun Pemahaman Alkitab:

  1. Bagaimana janji pemulihan Allah bagi Israel ketika mereka bertobat dari kejahatan? (ayat 12-13)
  2. Bagaimana respon bangsa Israel atas pemberitaan Yehezkiel? (ayat 17)
  3. Bagaimana tanggungjawab dan kesetiaan kita dalam melaksanakan tugas dari Allah? 

RENUNGAN

Yehezkiel menghadapi situasi yang sulit di tengah-tengah panggilannya menyampaikan berita keselamatan dan seruan untuk bertobat bagi bangsa Israel.  Ketika menjalankan tugas, walaupun dia menyadari dan menyakini panggilan Tuhan yang memberi tugas dan tanggungjawab kepadanya untuk berada di tengah-tengah bangsa Israel namun bukan berarti semua serba gampang dan berjalan mulus.  Justru dia menghadapi situasi dan kondisi di mana bangsa Israel tidak mudah mendengar, serta meragukan panggilan Yehezkiel.  Dalam pasal 24 bangsa Israel pernah meragukan panggilan Yehezkiel sebagai nabi yang diutus Allah.  Mereka mencemooh Yehezkiel dan berita yang disiarkannya. Namun dalam pasal 33 ini Tuhan menyuruh Yehezkiel berbicara lagi. Yehezkiel disadarkan oleh Tuhan akan panggilannya kembali sebagai “pelihat” bagi Israel (Yehezkiel 33:1-9). Hal itu penting untuk memberikan keyakinan akan status dirinya dan kebenaran beritanya di tengah bangsa yang tegar tengkuk.  

Dalam situasi dan kondisi seperti itu memang tidak mudah bagi Yehezkiel untuk menyakinkan bangsa Israel akan pemulihan dari Allah, mereka tidak mudah diajak untuk bertobat dari kejahatan dan mengakui Allah bertindak adil kepada mereka.  Buktinya mereka berkata “Tindakan Tuhan tidak tepat!” (ayat 17).  Namun Tuhan meminta Yehezkiel untuk tetap menyampaikan berita pemulihan itu bagi Israel.  Dalam bagian ini setidaknya ada 2 pesan yang ingin disampaikan oleh Tuhan melalui Yehezkiel kepada bangsa Israel. Pertama, Tuhan telah memberikan kesempatan pemulihan kepada bangsa Israel yang berada di Yerusalem bila mereka bertobat (ayat 10-16).  Allah akan memberikan pemulihan bagi Israel, pada waktu mereka bertobat dari kejahatannya (ayat 12).  Namun, mereka menolak tawaran itu dan tetap berkeras hati, bahkan menyalahkan Tuhan (ayat 17-20).  Kalau kita baca ayat selanjutnya, menunjukkan bahwa bangsa Israel menyombongkan diri karena menganggap bahwa mereka akan memiliki tanah Yerusalem selama-lamanya (ayat 24), padahal mereka telah melakukan kekejian yang dahsyat (ayat 25-29).  Mereka tidak hanya mencemoohkan ancaman Tuhan, tetapi juga pengharapan yang Tuhan berikan.  Kedua, yaitu suatu peralihan kesempatan bagi yang terbuang.  Tuhan kini memberikan hak pemulihan bukan kepada mereka yang berada di Yerusalem, tetapi kepada mereka yang berada di pembuangan.  Hanya orang-orang yang pada akhirnya sungguh-sungguh kembali pada Tuhan yang akan diberikan pemulihan. Tuhan tidak menyukai orang yang menganggap remeh firman-Nya (ayat 30-33).  Tuhan menginginkan pertobatan sejati bagi Israel, yaitu bukan hanya dengan kesenangan mendengar firman Allah, namun dengan adanya perubahan hidup.  Yehezkiel dengan setia menyampaikan berita pemulihan itu bagi Israel, sebab dia menyadari panggilan-Nya dan rencana Tuhan yang penting atas Israel. 

Bagaimana dengan kesetiaan kita menyampaikan kebenarannya bagi orang lain di sekitar kita?  Tantangan apa yang saudara hadapi?  Mintalah kekuatan Tuhan atas kesediaan kita melaksanakan tugas dari-Nya!  

Ujian kesetiaan seorang pemberita adalah apakah tetap setia memberitakan imannya ditengah-tengah orang lain yang meragukan imannya.  Mari belajar untuk mengimani janji Allah, meskipun situasi tidak mendukung.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«