suplemenGKI.com

YESAYA 11:6-10

KRISTUS SUMBER DAMAI SEJAHTERA

 

Pengantar
Berada dalam situasi yang dipenuhi kedamaian dan kesejahteraan adalah harapan dan impian semua orang. Tidak ada perselisihan, tidak ada konflik, tidak ada kejahatan dan tidak ada kekacauan. Yang ada hanyalah ketenangan, kepedulian dan kasih sayang. Bisakah kita membayangkan bahwa negara kita berada dalam situasi yang demikian ? Atau mungkin dalam kehidupan keluarga dan persekutuan ? Tentu menjadi kebahagiaan apabila situasi dan kondisi damai sejahtera bisa tercipta dan dirasakan dalam kehidupan.

Yehuda tengah berada dalam kekacauan sosial politik. Mereka harus menghadapi masalah luar negeri dimana mendapat tekanan dan kepungan dari bangsa Asyur. Didalam negeri, korupsi dan berbagai kekerasan merajalela. Situasi Yehuda sangat tidak menentu. Dalam situasi dan kondisi itu Yesaya menyuarakan ‘negeri’ yang dipenuhi damai sejahtera.

Pemahaman

Ayat 6-10             Bagaimanakah situasi dan kondisi dunia yang akan dipimpin oleh sang Raja Damai ?

Yesaya memberikan sebuah gambaran bagaimanakah kehidupan dunia yang akan dipimpin oleh sang Raja Damai. Bahwa dunia akan dipenuhi dengan kedamaian, ketenangan, dan kesejahteraan. Tidak ada kebencian dan permusuhan (ayat 6-7) dan tidak ada kejahatan (ayat 8-10). Dunia penuh dengan damai sejahtera atau syalom.

Uraian Yesaya dengan jelas hendak menunjukkan bahwa sebuah kepemimpinan akan mempengaruhi kondisi dan situasi rakyat atau wilayah yang dipimpinnya. Apabila kepemimpinannya baik, maka baik juga kondisi dan situasi rakyat dan wilayahnya.

Raja Damai yang akan datang adalah pemimpin yang kepemimpinannya tidak lagi perlu diragukan. Sang Raja itu adil dan bijaksana. Pemimpin yang baik dan bersedia berkorban bagi umatNya. KehadiranNYA juga membawa kedamaian dan ketenangan.

Ditengah situasi dan kondisi dunia dan masyarakat saat ini, tentu umat membutuhkan hadirnya pemimpin yang dapat menghadirkan sukacita dan damai sejahtera. Bukan hanya ditengah kehidupan pribadi dan keluarga tetapi juga persekutuan.

Kristus adalah pemimpin bagi umat-Nya. Bagi kita yang bersedia membuka diri menjadikan Kristus sebagai pemimpin hidup dan kehidupan maka akan selalu ada ketenangan, sukacita dan damai sejahtera.

Refleksi
Ketenangan, sukacita dan damai sejahtera tidak akan pernah kita peroleh dengan mengumpulkan materi dan memperkaya diri. Ketenangan, sukacita dan damai sejahtera tidak bisa tercipta hanya karena kita memiliki jabatan tinggi, rumah mewah, pekerjaan yang mapan. Ketenangan, sukacita dan damai sejahtera hanya tercipta bila kita menjadikan Kristus sebagai pemimpin dalam hidup dan kehidupan kita.

Tekadku
Ya Allah, mampukan aku selalu bersandar kepada-Mu dan menyerahkan hidupku dan keluargaku untuk dipimpin oleh-Mu.

Tindakanku
Tekun bersaat teduh dan membaca firman Tuhan. Mengajak keluarga untuk bersama sama berdoa dan merenungkan firman Tuhan secara rutin setiap hari.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«