suplemenGKI.com

Bangga Memiliki Dan Dimiliki Allah

(Mazmur 33:12-17)

Bangsa Indonesia pernah memiliki Ir. Soekarno dan Muhamad Hatta. Seluruh dunia mengetahui siapa kedua orang tersebut, duet pemimpin yang berkharisma, bapak proklamator, tokoh pemikir dan orator yang hebat dan masih banyak lagi prestasi yang dimiliki ke duanya selama masih hidup. Dengan segala kelebihan dan kejayaannya itu maka sampai hari ini nama Soekarno dan Hatta masih sangat melekat dihati bangsa Indonesia. Untuk mengingat akan keberhasilannya membawa Indonesia menjadi Negara yang merkeda dari penjajahan dan untuk mengenang karya-karya mereka bagi bangsa Indonesia, maka ada banyak tempat, jalan, sekolah, rumah sakit dan arena olah raga yang diberi nama dengan memakai nama Soekarno-Hatta. Misalnya: Bandara Soekarno-Hatta, Gelora Bung Karno, jalan Soekarno-Hatta, Gedung pertemuan Soekarno-Hatta dan sebagainya. Tetapi sekalipun banyak hal yang dibanggakan terhadap kedua sosok pemimpin tersebut, ternyata mereka juga memiliki segudang kelemahan yang ternyata menjadi alasan banyak orang untuk tidak menghargainya. Yang paling nyata adalah dalam era pemerintahan Soekarno-Hatta, mereka terlalu membuka Indonesia terhadap paham-paham ideology komunis untuk masuk dan menanamkan paham komunisnya di Indonesia, yang sangat tidak sesuai dengan azaz Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45. Pengaruh ideology komunis ternyata memang cukup memporak porandakan Negara kesatuan erjaya Indonesia pada jaman itu. Sehingga mengakibatkan peristiwa-peristiwa berdarah yang banyak memakan korban bagi rakyat Indonesia sendiri. Hal itu menjadikan kebanggaan terhadap Soekarno-Hatta menjadi ternoda.

  • Sebagai orang percaya kita juga memiliki kebanggan karena memiliki dan dimiliki oleh Allah, coba anda bayangkan apa yang membuat anda memiliki dan dimiliki Allah! (12-14)
  • Apa yang bisa kita bandingkan dengan Allah yang telah menyelamatkan, membela, melindungi dan memelihara kita? (15)

Renungan:

Mazmur 33 sering digolongkan sebagai puji-pujian kepada Tuhan Sang Pencipta. Namun perhatian utama dari Mazmur ini adalah kepada Karya Allah yang telah menyelamatkan umat-Nya. Karya Allah disebutkan secara menyeluruh, mulai dari penciptaan, kedaulatan hingga karya-karya-Nya baik di masa yang lalu maupun di masa yang akan datang. Penyebutan karya Allah dengan lengkap dalam Mazmur ini dimaksudkan untuk mendorong seluruh umat-Nya dari generasi ke generasi untuk senantiasa memuji dan meyembah Dia sebagai wujud kebanggan karena dimiliki dan memiliki Allah yang berkuasa tanpa batas itu.

Ungkapan “Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan” menunjukkan bahwa memang sebuah kepemilikan yang khusus bagi setiap orang yang mempercayai Allah dan dipercayai oleh Allah menjadi umat-Nya. Sebuah status yang tidak sembarangan, karena untuk menjadi milik dan dimiliki oleh Allah, bagi manusia seperti kita ini bukanlah sebuah pilihan, tetapi sebuah anugerah (pemberian, sekalipun kita ini sesungguhnya tidak layak) Mengapa karena. Ketika dikatakan “Tuhan memandang dari Surga” itu menunjukkan bahwa semua manusia terlihat oleh-Nya, tetapi mengapa hanya kita yang percaya dan menerima Dia saja yang menjadi milik-Nya dan memiliki Dia? Bukan kah itu anugerah? Maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bangga.

Pemazmur, menyiratkan dalam ay. 15. Agar kebanggaan itu tidak menjadikan kita hidup dalam kesombongan, merasa tidak perlu bertanggungjawab apa-apa atau menjadikan kita akhirnya merasa sudah tidak perlu berespon sama sekali terhadap Allah kita, tetapi kalimat “Dia membentuk hati” merupakan sebuah isyarat agar hati setiap orang yang dimiliki dan memiliki-Nya harus memiliki hati seperti Dia dan “yang memperhatikan segala perkerjaan mereka” adalah merupakan sebuah kerinduan Allah agar apa yang diperbuat oleh orang-orang yang menjadi milik Allah itu harus menyenangkan hati Allah, bukan menikmati pekerjaan dan hasilnya untuk kenikmatan diri sendiri. Itu namanya lupa pada siapa yang dibanggakannya.

“Dengarlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi milik-Ku, dan ikutilah seluruh jalan-Ku yang Ku perintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia”

(Yeremia 7:23)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«