suplemenGKI.com

Berada dalam Pemeliharaan-Nya

Yesaya 11:2-5

 

Pengantar

Setelah berbicara tentang adanya pengharapan di dalam Tuhan, di dalam ayat 2-5 ini nabi Yesaya kemudian berbicara tentang bagaimana tunas dari tunggul Isai itu dapat hadir dan berkarya. Marilah kita memperhatikan nas bacaan perenungan kita hari ini.

Pemahaman

Ay. 2-5    : Bagaimanakah nabi Yesaya menggambarkan Roh Allah di sini? Apakah artinya bagi kita?

Menegaskan tentang pengharapan yang dimunculkan melalui tumbuhnya tunas pada tunggul Isai, nabi Yesaya mengatakan bahwa Roh Tuhan ada padanya. Menarik sekali cara nabi Yesaya menggambarkan Roh Tuhan di sini, yaitu dengan cara menuliskan secara berpasang-pasangan.

Pertama, Roh Tuhan itu adalah roh hikmat dan pengertian. Berbicara tentang hikmat dan pengertian, kita dapat mengingat bagaimana doa raja Salomo yang meminta hikmat kepada Tuhan agar dapat memimpin bangsa Israel dengan baik (1Raj. 3:9-12). Jadi nampaknya penyebutan roh hikmat dan pengertian ini dalam kaitannya dengan kemampuan tunas tunggul Isai itu memerintah. Kedua, roh nasihat dan keperkasaan. Kalau kita membandingkan dengan kitab Yesaya 9:5; 28:6; 36:5, maka kita akan melihat bahwa roh nasihat dan keperkasaan ini dibicarakan sehubungan dengan peperangan. Sedangkan yang ketiga, roh pengenalan dan takut akan TUHAN. Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari menghubungkan roh ini dengan kemampuan untuk mengenal kehendak Tuhan serta hidup dalam ketaqwaan.

Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya dari gambaran tentang Roh Tuhan tersebut ialah bahwa keberadaan Roh Tuhan itu tidaklah bersifat temporer dan parsial, tetapi sebaliknya, malah bersifat permanen dan menyeluruh. Jadi berbeda dengan keberadaan Roh Allah atas diri para hakim maupun para raja (bnd. Hak. 3:10; 6:34; 1Sam. 10:10; 16:13).

Refleksi

Kehadiran Roh Allah itu menggambarkan tentang penyertaan Allah atas diri tunas tunggul itu, sehingga membuat ia dapat berkarya, baik sebagai penuntun, penjaga maupun teladan bagi umat Allah, seturut kehendak Allah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran roh Allah dalam hidup kita. Lalu, sudahkah kita mengijinkan Roh Allah berkarya seluas-luasnya dan sebebas-bebasnya dalam diri dan kehidupan kita?

Tekad

Doa: Ya Tuhan, dalam menjalani masa adven, masa penantian akan kedatangan-Mu ini, tolonglah saya untuk membuka diri sedemikian rupa, sehingga Engkau dapat berkarya seluas-luasnya dan sebebas-bebasnya. Amin.

Tindakan

Saya akan terus membuka diri pada tuntunan Allah dengan membaca Alkitab sebanyak 3 pasal setiap hari selama seminggu ke depan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«