suplemenGKI.com

1 PETRUS 1:10-16

“MENJAGA KEKUDUSAN DI TENGAH KECEMARAN DAN PERSAUDARAAN DI TENGAH PERMUSUHAN”

 

PENGANTAR
Surat Petrus dituliskan untuk menguatkan iman orang-orang Kristen yang sedang menghadapi penganiayaan. Di awal suratnya, Petrus mengajak mereka bersyukur karena Allah telah memilih mereka untuk memperoleh keselamatan (ayat 2-6). Petrus juga mengajak mereka melihat bahwa penganiayaan itu justru akan memurnikan iman mereka (ayat 7-9). Dalam bacaan kita hari ini Petrus lebih lanjut menjelaskan tentang keselamatan yang dinyatakan dalam Kristus dan bagaimana seharusnya mereka menanggapi anugerah yang Allah berikan itu. 

PEMAHAMAN

  1. Ayat 10-11: Apakah peranan nabi-nabi dalam karya keselamatan yang Allah kerjakan bagi mereka?
  2. Apakah peranan Roh Kudus (yang juga disebut Roh Kristus)?
  3. Ayat 13-16: Setelah memahami anugerah Allah yang besar itu, apa yang harus mereka lakukan? Sebutkan lima hal. 

Keselamatan yang sekarang menjadi milik mereka ternyata sudah diselidiki, diteliti dan dinubuatkan oleh para nabi. Para nabi itu telah bernubuat mengenai segala penderitaan maupun segala kemuliaan Kristus. Peranan Roh Kudus itulah yang telah memberi kesaksian kepada mereka tentang semua itu. Para pembaca asli surat Petrus ini sebagian besar justru bukan orang-orang Yahudi (lihat 1 Pet 2:10). Namun, dengan penuh keyakinan, Petrus menegaskan bahwa para nabi (yaitu nabi-nabi orang-orang Yahudi di zaman Perjanjian Lama) juga melayani mereka. Para nabi itu menyampaikan berita Injil kepada mereka. Berita Injil yang agung, yang ingin diketahui oleh malaikat-malaikat, telah dikaruniakan kepada mereka meskipun mereka bukan orang-orang Yahudi. Setelah memahami kasih karunia Allah yang besar itu, bagaimanakah mereka harus menanggapinya? Petrus memberikan lima nasihat bagi mereka. Pertama, menyiapkan akal budi (artinya, mengendalikan sikap dan perilaku mereka). Kedua, waspada (terhadap berbagai kemungkinan buruk yang akan terjadi). Ketiga, tetap berpengharapan (meletakkan pengharapan mereka seluruhnya atas di kasih karunia Allah). Keempat, taat kepada Allah sebagai Bapa. Kelima, hidup kudus dan bukan hidup menuruti hawa nafsu.

REFLEKSI
Perhatikanlah sekitar Anda, kesulitan apa yang pada dihadapi oleh orang Kristen dalam konteks hidup bermasyarakat  yang sangat heterogen di Indonesia? Bagaimana seharusnya orang-orang Kristen menyikapinya?

TEKADKU
Bapa di Surga, tolonglah kami hamba-hamba yang Kau tempatkan di bumi Indonesia ini agar kami berhikmat dalam menghadapi segala bentuk kesulitan yang ada. Dengan demikian orang melihat Engkau dinyatakan dan dipermuliakan melalui perjuangan hidup kami. Amin. 

TINDAKANKU
Menghadapi orang-orang yang membenci kita dengan tetap menjaga perilaku, waspada, tetap berpengharapan, taat kepada Allah dan hidup kudus dalam semua hal.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«