suplemenGKI.com

KASIHILAH TUHAN ALLAHMU

Ulangan 6:4-9

 

Pengantar

Dalam renungan kemarin kita belajar bagaimana Musa meminta kepada bangsa Israel untuk takut akan Tuhan dan setia pada ketetapan dan peraturan dari Tuhan serta dilakukan seumur hidup mereka agar mereka mengalami hidup damai sejahtera di negeri yang akan mereka tempati (ay. 1-3). Kali ini kita belajar bagaimana Musa menyampaikan tentang siapa Tuhan Allah, bagaimana mengasihi Tuhan Allah dan bagaimana menyampaikan perintah mengasihi Tuhan tersebut kepada anak-anak mereka. Mari kita merenungkannya.

Pemahaman

Ayat 4               :  Apa yang disampaikan Musa kepada bangsa Israel tentang Tuhan ?
Ayat 5               :  Apa yang diperintahkan Musa kepada bangsa Isarael untuk mengasihi Tuhan Allah ?
Ayat 6-9           :  Bagaimana para orang tua bangsa Israel mengajarkan tentang mengasihi Tuhan kepada anak-anak mereka ?

Kepada bangsa Israel yang akan memasuki Tanah Perjanjian yang sudah sangat dekat, Musa kembali menyampaikan kepada mereka tentang siapakah Tuhan. Pada ay. 4, “Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita. Tuhan itu esa”. Musa ingin menegaskan kembali kepada bangsa Israel bahwa Tuhan Allah yang membawa mereka keluar dari tanah Mesir adalah Tuhan yang esa (Ibr. Echad), yang berarti hanya ada satu Allah yang menciptakan langit dan bumi (Kej. 1:1). Pada ay. 5 Musa menyampaikan pada orang Israel untuk mengasihi Tuhan Allah yaitu dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan mereka. Ini berarti mereka diminta oleh Tuhan untuk mengasihi, melayani dan mentaati Tuhan dengan sungguh-sungguh. Tuhan adalah prioritas utama dalam hidup mereka tidak ada allah lain.

Dalam mengasihi Tuhan, Musa meminta kepada bangsa Israel untuk memperhatikan dan mengajarkan secara berulang-ulang kepada anak-anak mereka dengan membicarakannya pada saat duduk, dalam perjalanan, berbaring dan saat bangun. Juga mereka diminta untuk mengikatkan sebagai tanda dan lambang di dahi serta menuliskan pada tiang pintu rumah dan gerbang. Hal ini berarti bahwa Musa ingin agar orang Israel menjadikan kasih Allah itu sebagai pokok pembicaraan yang utama dalam percakapan keluarga yang secara terus menerus disampaikan dalam setiap kesempatan agar anak-anak memahami bagaimana mengasihi Allah. Apakah kita sudah melakukannya dalam keluarga kita ? Peran orang tua dalam mengajarkan tentang mengasihi Allah sangat besar bagi anak-anak karena mereka sebagai generasi berikutnya harus memahami dengan benar tentang Allah dan mengasihi-Nya. Dan ini penting untuk dilakukan secara berulang-ulang agar mereka bisa menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

Refleksi

Mari kita renungkan, apakah kita sudah mengajarkan kepada keluarga kita untuk mengenal Tuhan? Apakah kita sudah mengajarkan kepada keluarga kita bagaimana mengasihi Tuhan Allah kita ?

Tekad

Doa: Ya Tuhan, beri aku kemampuan untuk mengajar keluargaku mengenal dan mengasihi Engkau.

Tindakan

Saya ingin terus menerus belajar untuk mengasihi Allah bersama keluarga saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«