suplemenGKI.com

Selasa, 26 Mei 2020

25/05/2020

PENDERITAAN TAK MENGHALANGI PERBUATAN

1 Petrus 4:7-11

 

Pengantar
Belakangan ini kita sering melihat berita tentang orang-orang yang rajin menolong mereka yang kesulitan. Firman Tuhan hari ini menegaskan kepada kita bahwa sekalipun hidup kita ada dalam penderitaan, tidak berarti menghalangi kita untuk melakukan setiap perbuatan baik yang sudah diajarkan oleh Tuhan dan diminta-Nya untuk kita terapkan di dalam kehidupan kita.

Pemahaman

  • Ayat 7             : Bagaimana Petrus menggambarkan kondisi kehidupan ini?
  • Ayat 8-11       : Apa yang dapat dilakukan oleh banyak orang di situasi kehidupan ini?

Surat Petrus yang pertama ditujukan kepada mereka yang adalah murid-murid pertama Petrus. Dalam beberapa penafsiran, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud oleh Petrus adalah orang-orang yang telah percaya pada Kristus karena mendengarkan khotbah Petrus, yang pernah diungkapkan dalam Kisah Para Rasul (Kis.2:14-41). Mereka tersebar ke seluruh pelosok dan memberitakan tentang Kristus. Di dalam pelayanan tersebut ada ancaman penderitaan. Memberitakan kasih Kristus memang tidak mudah dan bisa membawa ancaman yang besar di tengah kehidupan. Petrus menguatkan mereka semua bahwa sekalipun menderita, kasih Kristus tidak boleh terhalang untuk diberitakan.

Petrus memberi gambaran dunia dengan konsep bahwa segalanya akan segera berakhir. Ia menyatakan bahwa “segala sesuatu sudah dekat”. Hal ini menunjukkan bahwa pemberitaan tidak harus dilakukan dengan terburu-buru, namun pemberitaan itu menjadi hal yang sangat penting dan tetap harus dilakukan. Di tengah ancaman penderitaan, orang-orang percaya sering tidak tenang dan penuh dengan ketakutan. Surat Petrus menguatkan mereka untuk tenang sehingga mereka dapat berdoa. Hanya melalui doa, mereka terus terhubung dengan yang mereka percaya dalam iman, yaitu Yesus Kristus.

Petrus memberikan banyak cara untuk tetap dapat melakukan tugas pelayanan di tengah berbagai penderitaan. Bahkan, Petrus memberikan banyak kesempatan untuk dapat menunjukkan kepada banyak orang tentang Kristus. Setiap orang percaya dapat berdoa kepada Tuhan dengan giat setiap hari. Kemudian berlanjut melalui tindakan mengasihi yang sungguh-sungguh keluar dari dalam hati. Petrus menggambarkan bahwa orang yang terkurung dalam penderitaan dan tidak melakukan apa yang baik di mata Tuhan adalah setara dengan perbuatan dosa. Untuk itulah, Petrus memberi semangat kepada mereka untuk terus melakukan perbuatan baik: memberi tumpangan, bersikap ramah, memberi bantuan, melayani dengan karunia, bersaksi tentang Kristus.

Ada banyak orang yang tengah membutuhkan pertolongan kita saat ini. Di tengah situasi dan kondisi yang selalu kita harapkan semakin baik dan semakin stabil, tentu semua orang menantikan pertolongan Tuhan. Petrus memberi contoh kepada kita untuk mempersiapkan hati menghadapi penderitaan dan melakukan tindakan nyata sebagai wujud nyata hati yang telah berdamai dan tenang serta siap menghadapi berbagai tantangan.

Refleksi
Pejamkan mata Saudara dan ungkapkanlah apa yang saat ini tengah Saudara rasakan dan gumulkan. Katakan kepada diri Saudara bahwa “hidupku memuliakan Tuhan, hidupku juga untuk sesamaku”. 

Tekadku
Tuhan, mampukanlah aku untuk menguasai hatiku menghadapi berbagai penderitaan dunia dan kuatkanlah aku untuk berjuang dan melakukan tindakan nyata dalam kehidupan.

Tindakanku

  • Aku mau berdoa bagi mereka yang harus berjuang di tengah penderitaan, dan juga mereka yang bersedia sepenuh hati untuk memberi pertolongan
  • Aku mau memakai kesempatan untuk menolong orang lain lewat perbuatan nyata.
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»