suplemenGKI.com

DIBERI BERITA

Mazmur 111  

 

Pengantar
Pada awal tahun, tepatnya pada tanggal 4 Januari 2021, ketika saya memulai pekerjaan di kantor, saya membawa sejumlah buah apel merah untuk diberikan (masing-masing satu buah) kepada setiap warga kantor. Selain memberi apel, saya juga menyampaikan berita (baca: makna) tentang kata APEL versi saya, yaitu: Ayo Pada ELing (Mari semuanya selalu ingat). Tentu bukan supaya mengingat saya atau bahkan buah apelnya, tapi supaya ingat kepada TUHAN (takut akan TUHAN), dan sekaligus ingat akan tanggung jawab dalam pekerjaan dan kehidupannya (termasuk di tengah keluarga serta masyarakat). Dan melalui pembacaan dan perenungan akan Mazmur 111 di hari ini, kita akan belajar dan diajak untuk melihat apa yang TUHAN telah beri dan beritakan dalam hidup kita. 

Pemahaman
Ayat  1 – 4           :  Apa isi pujian syukur Pemazmur?
Ayat  5 – 10         :  Apa yang diberi dan diberitakan TUHAN?

Dalam ayat 1 – 4, Pemazmur menaikkan pujian syukur yang berisi kesaksian akan perbuatan-perbuatan ALLAH yang besar dan ajaib sehingga patut dijadikan peringatan karena membawa kesukaan, juga tentang keagungan dan semarak segala pekerjaan TUHAN serta keadilan-NYA yang tetap selamanya. Dan bahwa TUHAN itu pengasih dan penyayang.

Tidak hanya perbuatan TUHAN yang harus diingat oleh umat-NYA, tapi dalam ayat 5 juga disampaikan bahwa TUHAN ingat akan perjanjian-NYA, dan mengupayakan supaya perjanjian-NYA itu untuk selama-lamanya (ayat 9).

Karena perjanjian-NYA itu maka TUHAN memberi rezeki bagi orang yang takut kepada-NYA, memberi mereka milik pusaka bangsa-bangsa, serta dikirim-NYA kebebasan kepada umat-NYA. Dan hal ini diperkuat dengan pemberitaan tentang kekuatan perbuatan tangan-NYA yang membawa keadilan dan kebenaran serta kejujuran, bahwa nama-NYA kudus dan dahsyat dan segala titah-NYA teguh, kokoh untuk seterusnya dan selamanya.

Jadi kita patut memuji TUHAN untuk seterus dan selamanya, berseru haleluya, karena segala yang baik telah TUHAN beri kepada kita, dan segala perbuatan serta pekerjaan-NYA yang hebat dan ajaib menjadi berita (kabar) baik bagi kita yang takut (ingat atau eling) kepada-NYA, itulah permulaan hikmat. 

Refleksi
Dalam keheningan hati marilah kita mengambil waktu untuk merenungkan:

  • Apakah kita ingat akan segala perbuatan serta pekerjaan ALLAH yang hebat dan ajaib?
  • Apakah kita setia memuji TUHAN dan mengucap syukur kepada-NYA? Karena ALLAH telah ingat dan setia akan perjanjian-NYA kepada kita.

Tekadku
TUHAN, jadikan aku pribadi yang dimampukan untuk mengingat segala perbuatan serta pekerjaan TUHAN yang hebat dan ajaib, dan setia memuji dan mengucap syukur kepada-MU. 

Tindakanku
Dalam situasi pandemi ini dan seterusnya, saya akan berupaya untuk bersaksi akan perbuatan serta pekerjaan baik TUHAN melalui segenap kehidupanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«