suplemenGKI.com

Keluaran 3:7-15

 

Tuhan yang Memanggil Tuhan yang menyertai

Pengantar:

Kemarin kita membahas tentang Tuhan memperkenalkan diri-Nya kepada Musa, hari ini kita akan melihat Tuhan meningkatkan perkenalan itu dengan pemanggilan terhadap Musa untuk memimpin umat Israel keluar dari Mesir. Dimulai dengan dialog panjang lebar antara Tuhan dengan Musa. Bagaimanakah dialog Tuhan dengan Musa?

 

Pemahaman:

  1. Apakah makna pernyataan Tuhan atas keadaan umat Israel yang diungkapkan di ay. 7-9?
  2. Apakah yang Tuhan kehendaki untuk dilakukan oleh Musa? (v. 10)
  3. Bagaimana respon Musa atas kehendak Tuhan yang hendak memanggilnya? (v. 11-15)

 

Dalam ayat 7 ada tiga kata kerja yang muncul dari pernyataan Tuhan, yaitu: Memperhatikan, mendengarkan dan mengetahui tentang keadaan umat Israel yang sedang di perbudak oleh bangsa Mesir. Pernyataan-2 itu menunjukan bahwa Tuhan sangat peduli dan empati terhadap keadaan umat Israel. Karena kepedulian dan empati-Nya, maka Allah berkenan turun tangan untuk melepaskan umat-Nya dari perbudakan Mesir. Karena itu Tuhan akan bertindak untuk melepaskan dan menuntun umat-Nya keluar dari Mesir menuju ke negeri yang baik dan luas serta berlimpah-limpah susu dan madunya (v. 8) Untuk merealisasi keprihatinan dan empati Tuhan kepada umat-Nya, maka Tuhan mengutus Musa untuk menghadap Firaon dan membawa umat Israel keluar dari Mesir. Dalam hal ini Musa hendak Tuhan jadikan sebagai alat-Nya dalam membebaskan Israel dari perbudakan Mesir.

Ketika Musa mengetahui  bahwa ia akan diutus Tuhan untuk membebaskan umat Israel, Musa kemudian melihat pada siapa dirinya. Ia menyadari bahwa dirinya adalah orang yang lemah dan tidak mampu, mana mungkin bisa menghadapi Firaon penguasa yang berkuasa di Mesir saat itu, dan bagaimana mungkin Musa sanggup memimpin umat Israel yang begitu besar. Saat itulah Tuhan mengarahkan pikiran Musa pada siapa Tuhan yang sedang berbicara kepadanya, dengan menyatakan diri-Nya “AKU ADALAH AKU” Sebuah identitas yang memperlihatkan betapa dekatnya Sang pengutus dengan yang diutus. Identitas Tuhan AKU ADALAH AKU, dalam pengertian lain “Aku adalah Aku sebagaimana Aku ada” berarti Dia ada, Dia hadir dan Dia menjadi, dalam arti Tuhan akan selalu ada, hadir dan menjadi penolong bagi Musa dalam panggilan memimpin umat Israel keluar dari Mesir. Hal yang harus menjadi keyakinan Musa adalah bahwa Musa hanyalah alat, tetapi yang memimpin umat Israel keluar dari Mesir adalah Tuhan sendiri yang memanggilnya.

 

Refleksi:
Dengan melihat pada diri sendiri, kita memang tidak bisa memenuhi panggilan Tuhan, tetapi Tuhan yang memanggil kita untuk melayani-Nya, Dialah yang akan menyertai kita.

 

Tekad:
Tuhan, tolong yakinkan diriku agar aku tidak ragu untuk menjawab panggilan-Mu dalam melayani Engkau melalui apapun profesiku, biarlah nama-Mu saja yang dimuliakan.

 

Tindakan:
Karena aku percaya bahwa Tuhan itu ada, hadir dan menjadi penolongku dalam setiap karya dan pelayananku melalui apapun profesiku maka aku akan terus bersemangat dan tidak gentar melainkan terus berkarya bagi kemuliaan Tuhan yang memanggilku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«