suplemenGKI.com

Bilangan 11:10-16, 24-29

MENGAPA MERASA LELAH?

PENGANTAR
Adakalanya kita merasa lelah ketika mengerjakan tugas dan tanggung jawab pelayanan kita. Perasaan lelah itu bisa mempengaruhi perasaan dan pikiran kita dan bisa berdampak buruk pada efektifitas pelayanan kita. Ada beberapa hal yang dapat membuat kita merasa lelah dalam pelayanan: hasil yang mengecewakan, respons/ tanggapan dari orang-orang yang kita layani, dan kurangnya dukungan dari orang-orang di sekitar kita. Pernahkah Anda mengalaminya?

PEMAHAMAN

  • Ay. 10. Jika Anda berada dalam posisi sebagai Musa, bagaimanakah perasaan Anda melihat orang-orang yang Anda pimpin bersungut-sungut dan membuat Tuhan marah?
  • Ay. 11-15. Mengapa Musa berkeluh-kesah kepada Tuhan? Apa saja yang Musa sampaikan dalam keluh-kesahnya? Menurut Anda, apa penyebab utama dari keluh-kesah Musa?
  • Ay. 16, 24-29. Solusi apakah yang Tuhan berikan kepada Musa? Apakah solusi ini dapat membantu mengembalikan semangat Musa?

Umat bersungut-sungut kepada Tuhan. Tuhan marah kepada umat-Nya. Situasi ini membuat Musa – yang berada di tengah-tengah antara Tuhan dan umat-Nya – pun merasa kecewa, baik kepada Tuhan maupun kepada umat-Nya. Keluh-kesah Musa pun muncul ke permukaan: ia merasa Tuhan memperlakukannya dengan buruk karena telah menempatkannya sebagai pemimpin atas umat-Nya (ay. 11-12), ia merasa tanggung jawab tersebut terlalu besar baginya dan ia tidak mampu memenuhi tuntutan orang-orang yang dipimpinnya (ay. 13), dan ia merasa harus berjuang sendirian (ay. 14). Menurut Anda, manakah hal yang terpenting di antara tiga hal yang dikeluhkan Musa ini?

Pada kenyataannya, kita tidak dapat menghindar dari tugas dan tanggung jawab kepemimpinan. Kita semua adalah pemimpin bagi orang lain, mulai dari lingkup yang paling sempit sampai yang paling luas: dalam persahabatan, dalam keluarga, di lingkungan sekolah/ pekerjaan, dan di tengah masyarakat. Bahkan, adakalanya kita harus berhadapan dengan tanggung jawab yang sedemikian besar, melebihi kapasitas/ kemampuan kita. Juga, kita tidak selalu dapat memenuhi harapan orang-orang yang kita pimpin/ layani. Semua itu dapat kita hadapi jika kita ada orang-orang yang mendukung dan menolong kita untuk menghadapinya. Namun, jika kita merasa bahwa kita harus menghadapinya seorang diri, kita pun akan merasa lelah dan putus asa. Karena itulah, Tuhan menjawab Musa dengan memberikan kepada Musa orang-orang yang akan mendukungnya dan menjadi rekan-rekan sekerjanya.

REFLEKSI
Jika Anda telah mulai merasa lelah menghadapi tugas dan tanggung jawab, itulah saatnya bagi Anda untuk membuka hati dan tangan yang lebih lebar bagi orang-orang yang akan dikirimkan Tuhan sebagai rekan kerja bagi Anda.

TEKADKU
Ya Tuhan, aku bersyukur bahwa Engkau memberikan rekan-rekan untuk bekerja dan melayani bersama aku. Tolonglah aku agar menjadi rekan kerja dan rekan pelayanan yang baik bagi mereka.

TINDAKANKU
Dalam tiga hari ke depan, aku akan mendoakan orang-orang yang diberikan Tuhan kepadaku sebagai rekan kerja dan rekan pelayananku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*