suplemenGKI.com

Bacaan : Mazmur 45 : 2-10.

“DEMI KEBENARAN, KEMANUSIAAN DAN KEADILAN”.

PENGANTAR
Mazmur ini adalah sebagai suatu nyanyian untuk pernikahan raja. Kata-katanya dijiwai oleh suatu semangat iman yang mendalam. Raja adalah urapan Tuhan, takhtanya akan dikenang untuk selama-lamanya, karena janji yang telah disampaikan kepada Daud. Sanjungan tentang keelokan tidak dapat dipisahkan dari sanjungan tentang keutamaan-keutamaan sebagai raja, sehingga keutamaan yang menjadikan keelokan tersebut makin memikat.

PEMAHAMAN

  1. Mengapa pemazmur berkata, “hatiku meluap dengan kata-kata indah” ? ( ayat 2 ). Kepada siapa pujian ini diberikan, “engkau yang terelok “ ? (ayat 3)
  2. Apa yang dimaksud dengan kalimat, “majulah demi kebenaran, perikemanusiaan dan keadilan“ ? ( ayat 4-5 ). Bagaimana kita memaknai dalam kehidupan kita ?

Pemazmur membuka sajaknya dengan menyatakan bahwa hatinya meluap dengan kata-kata indah. Hati seorang penyair akan ikut bergembira  manakala sang raja mengadakan pesta pernikahan yang akbar. Kata-kata pujian kepada sang rajapun akan mengalir  melalui lidah bibir yang menyanjung “keelokannya”. Tuhan telah memilih yang paling tampan untuk menjadi raja. Itulah sebabnya Tuhan Allah telah dan akan memperlengkapi dia dengan macam-macam anugerah dan untuk selamanya. Keperkasaan dan kepahlawanan adalah termasuk salah satu keutamaan raja yang ideal yang diharapkan oleh umat. Untuk itu pemazmur mengharapkan raja untuk mengikat pedangnya pada pinggang dan maju berperang demi “kebenaran dan keadilan”. Ini berarti raja harus berjuang membela orang yang lemah yang telah dirampas hak-haknya.

Perang yang sesungguhnya yang terjadi dalam kehidupan sekarang ini adalah berperang melawan ketidakbenaran dan ketidakadilan yang melanda dan membelenggu kehidupan umat manusia. Banyak orang yang berlaku tidak benar dan tidak adil. Bahkan banyak pula yang memperlakukan orang dengan tidak benar dan tidak adil.  Siapa yang peduli  berjuang membela hak-hak mereka ? sesungguhnya setiap orang percaya dipanggil untuk berjuang membela orang yang lemah yang mengalami ketidakadilan. Bagaimana dengan saudara ? Apakah saudara berani berjuang membela hak-hak orang lemah ?

REFLEKSI
Renungkanlah ! apakah disekitar saudara ada orang yang mengalami perlakuan yang tidak manusiawi ? yang hak-haknya dirampas orang lain ?  apa yang akan saudara lakukan ?

TEKADKU
Ya Tuhan berilah saya keberanian untuk berjuang melawan ketidakadilan.

TINDAKANKU
Setiap kali saya melihat ketidakadilan terjadi saya akan berjuang membela orang yang diperlakukan tidak adil.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«