suplemenGKI.com

Kejadian 17:1, 15-17

MENEMBUS BATAS

 

PENGANTAR
Umumnya usia selalu dipahami bukan hanya sebagai banyaknya tahun yang telah dilewati, tetapi juga sebagai batasan yang menegaskan boleh tidaknya seseorang menjadi bagian dari suatu komunitas atau kegiatan tertentu; atau juga sebagai batasan kemampuan ketika  mengerjakan sesuatu.  Apakah hal “batasan” itu berlaku dalam pelayanan? 

 PEMAHAMAN
Ayat 1 :  berapa usia Abram ketika Allah berfirman?
Ayat 17:  berapa usia Sara dalam percakapan Abram?
Apa yang saudara simpulkan tentang usia Abram hubungannya dengan ketaatan?

Adakah usia membatasi ketaatan pada kehendak Allah?

Harus diakui bahwa dalam konteks tertentu usia berkaitan dengan batasan.  Misalnya, seseorang tidak akan mendapatkan Surat Ijin Mengemudi bila belum berusia 17 tahun.  Artinya yang usia 17  menjadi batas minimal yang harus dipenuhi bila seseorang mau mendapatkan SIM.   Sebaliknya dalam konteks yang berbeda, usia bisa jadi berkaitan dengan kematangan, kedewasaan dan kesiapan melakukan sesuatu.  Makna terakhir inilah yang berkaitan langsung dengan diri Abram dan Sara.  Alkitab dengan jelas menuliskan usia mereka, “ketika Abram berusia sembilan puluh sembilan tahun” (ayat 1) dan “mungkinkah Sara,  yang telah berumur sembilan puluh tahun itu” (ayat 17).  Usia yang jelas terlalu tua bagi siapapun untuk melakukan sesuatu secara maksimal.  Keadaan ini menjadi fakta yang diakui Abram, “mungkinkah”

(ayat 17).  Namun dalam kenyataannya, usia tidak menjadi batasan bagi Abram dalam merespons panggilan Allah.  Abram dan Sara bersedia menjalani panggilan dan rencana Allah meskipun usianya sudah sangat lanjut.  Iman mereka menembus batasan usia mereka sendiri.  Kuncinya, Abram dan Sara bersedia mengakui ada rencana Allah dibalik setiap keadaan.

Kondisi diri, ekonomi, jabatan, potensi, usia dan lain-lain adalah faktor-faktor yang umumnya berpotensi menjadi alasan penghalang ketaatan pada kehendak Allah.Semuanya kembali pada pilihan masing-masing individu.  Memandang faktor-faktor tersebut sebagai kendala atau tantangan untuk maju.  Yang pasti ketaatan menjalani panggilan Allah tidak pernah bisa dibatasi oleh keadaan apapun.  Orang Kristen dalam keadaannya masing-masing mengemban tugas, yaitu menggenapkan rencana dan kehendak Allah dalam hidupnya.  Dibutuhkan semangat dan ketaatan yang mau menembus batas keadaan manusiawi kita.  Tidak mudah dan pasti ada banyak tantangan.  Namun sama seperti Abram dan Sara yang mampu menembus batas keadaannya, setiap kita juga diajak untuk mempunya respons yang sama.  Dan hal itu dimulai ketika kita bersedia mengakui bahwa ada rencana Allah dibalik setiap keadaan.

 

REFLEKSI
Tidak ada satu keadaanpun yang boleh membatasi ketaatanku pada rencana Allah.

 

TEKADKU
Aku mau taat pada kehendak dan rencana Allah, apapun keadaanku hari ini.

 

TINDAKANKU
Aku mau terus berjuang memberi yang terbaik kepada Allah dalam ketaatanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«