suplemenGKI.com

MEMAHAMI KEHADIRAN TUHAN MELALUI MIMPI

Kejadian 28 : 10 – 22

 

PENGANTAR
Tidak seorangpun, di dunia ini yang sempurna tanpa melakukan kesalahan. Sehebat apapun seseorang  ia pasti memiliki kekurangan dan kelemahan. Yakub yang adalah tokoh Alkitabpun tidak lepas dari kesalahan yang ia lakukan. Bahkan karena kesalahannya itulah membuat Esau kakaknya mengancam untuk membunuhnya. Karena ancaman itulah memaksa Yakub harus melarikan diri ke rumah pamannya, Laban.
Dalam pelariannya menuju Haran itulah, Yakub beristirahat disuatu tempat yang kemudian dinamai Betel, Tuhan Allah menyatakan diri-Nya kepada Yakub dalam mimpi. Lalu bagaimana Yakub memahami kehadiran Allah dalam mimpinya ? Mari kita merenungkannya. 

PEMAHAMAN

  1. Apa saja yang dilihat Yakub dalam mimpinya ? ( ayat 12 )
  2. Apa saja yang dinyatakan Tuhan Allah kepada Yakub dalam mimpinya ? ( ayat 13-15 )
  3. Bagaimana respon Yakub terhadap kehadiran Allah ? ( ayat 16-22 )

 

Dalam perjalanan Yakub ke Haran, karena matahari telah terbenam maka Yakub beristirahat (tidur) di suatu tempat yang kemudian dinamakan Betel. Ketika Yakub tidur itulah, Tuhan Allah hadir menjumpai Yakub melalui mimpi. Didalam mimpinya Yakub melihat tangga yang ujungnya sampai ke langit. Disana ia melihat para malaikat Tuhan naik turun (ay 12). Dalam kehadiran-Nya melalui mimpi itulah Tuhan Allah memperkenalkan Diri-Nya kepada Yakub sebagai Tuhan Allah Abraham dan Ishak (ay 13). Tuhan Allah juga menyatakan tentang janji-Nya kepada Abraham dan Ishak, bahwa tanah dimana Yakub berbaring akan menjadi milik Yakub. Dan Tuhan Allah akan memberikan atau memberkati  keturunan Yakub seperti debu tanah banyaknya (ay 14a). Dan oleh keturunan Yakub semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat (ay 14b). Dan yang luar biasa adalah bahwa Tuhan Allah akan senantiasa menyertai dan melindungi Yakub dimanapun Yakub berada (ay 15).

Setelah Yakub bertemu dengan Tuhan dalam mimpinya, ia baru menyadari tentang keberadaan Tuhan (ay 16). Dan setelah Yakub menyadari keberadaan Tuhan maka Yakub menjadi orang yang optimis dan percaya kepada Tuhan. Dari situlahYakub mulai memiliki hati yang takut akan Tuhan dan mau beribadah kepada Tuhan (ay 17-18). Hal itu terlihat ketika Yakub mendirikan tugu dan menuangkan minyak keatasnya.

Bahkan Yakub bernazar kepada Tuhan, “Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku dijalan yang kutempuh dan memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, sehingga aku selamat kembali kerumah ayahku, maka Tuhan akan menjadi Allahku”. (ay 20-21). Dan Yakub akan memberikan persembahan sepersepuluh dari yang diterima Yakub dari Tuhan (ay 22). Dari sini kita dapat melihat bahwa melalui penyataan Tuhan Allah kepada Yakub, membuat Yakub mengenal dan percaya kepada Tuhan yang selalu menyertai dan memberkati serta menggenapi janji-Nya. Maka kita sebagai umat percaya melalui perjumpaan kita dengan Firman-Nya, membuat kita semakin mengenal Tuhan Allah dan semakin percaya kepada Tuhan Allah yang senantiasa menyertai dan memberkati kita. 

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Apakah dalam perjumpaan anda dengan Tuhan melalui Firman-Nya membuat anda semakin mengenal Tuhan dan penyertaan-Nya ? 

TEKADKU
Ya Tuhan tolonglah saya, dalam perjumpaan dengan Tuhan melalui Firman-Mu yang saya baca dan renungkan setiap hari dapat membuat saya semakin mengenal-Mu. 

TINDAKANKU
Saya akan membaca Firman Tuhan secara rutin ( setiap hari ) agar saya semakin mengenal Tuhan dan kehendak-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*