suplemenGKI.com

Selasa, 22 Juni 2010

21/06/2010

II Raj 4:1-7

Pemeliharaan Tuhan

Permasalahan yang pelik sedang dihadapi oleh istri-istri para nabi, diantaranya ada  suaminya yang  meninggal dunia namun masih menyisakan hutang kepada orang lain, sehingga pihak penagih hutang  memakai jalan pintas untuk menagihnya dengan cara mengambil anaknya dan menjualnya sebagai budak. Permasalah inilah yang sedang dilaporkan oleh istri-istri nabi kepada Elisa.

  1. Apa yang sedang terjadi pada keluarga para nabi dan bangsa Israel pada umumnya?
  2. Apa yang diperbuat Elisa untuk janda tersebut?
  3. Perintah apakah yang diberikan Elisa untuk janda tersebut?
  4. Apakah yang terjadi ketika janda nabi tersebut mengikuti perintah dari Elisa?
  5. Pelajaran apakah yang dapat kita ambil pada bagian ini?

Renungan

Keterpurukan suatu bangsa juga dapat mengakibatkan keterpurukan warganya, hal ini juga dialami oleh bangsa Isarel yang kehidupan perekomoniannya tidak baik bahkan terkesan kacau balau. Banyaknya orang yang hidup dalam kemiskinan dapat dirasakan dan dialami oleh keluarga-keluarga orang Isreal. Keadaan ini diperparah dengan adanya sistem perbudakan yang masih berlaku saat itu.

Nabi Elisa menghadapi masalah yang cukup pelik, dimana ada keluarga nabi, yang jandanya mengadukan permasalahnya ke Elisa. Janda tersebut bukan hanya ditinggalkan suaminya (nabi), namun juga ditinggali hutang yang cukup besar sehingga ia tidak mampu untuk melunasinya. Akibatnya pihak penagih hutang mengambil ke dua anaknya untuk dijual sebagai budak. Tentunya hal ini yang menjadikan janda tersebut sangat sedih sekali.

Belas kasihan yang besar itu muncul dalam diri nabi Elisa, sehinga ia ingin segera  dapat menolong janda tersebut, namun ia juga tidak tahu apa yang harus diperbuatnya. Elisa bertanya kepadanya, apa saja yang kamu miliki di rumah ini. Janda tersebut menjawab tidak mempunyai apa-apa, kecuali buli-buli berisi minyak. Lalu Elisa memerintahkan janda tersebut untuk meminta bejana-bejana kosong dari tetangganya. Setelah dikumpulkannya bejana-bejana tersebut, Elisa memerintahkan janda tersebut menuangkan buli-buli yang berisi minyak ke bejana-bejana tersebut sampai penuh semuanya. Dan ternyata terjadi mujizat yang luar biasa, buli-buli kecil yang berisi minyak tersebut dapat memenuhi semua bejana yang ada pada saat itu. Dengan suka cita janda tersebut dapat menjual minyak –minyak tersebut dan dapat membayar utangnya dan menebus kedua anaknya serta dapat digunakan untuk kehidupan selanjutnya.

Pada bagian ini kita melihat bahwa pemeliharaan Tuhan kepada orang yang takut padaNya sungguh nyata. Kita juga melihat cara Tuhan menolong seseorangpun juga unik, Tuhan dapat memakai Elisa, buli-buli kecil, bejana-bejana, serta minyak yang ada untuk dapat menolong janda yang menderita.

Bagian ini mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan mengerti apa yang sedang kita alami di dunia ini, oleh sebab itu seharusnya kita tetap berharap pada pertolongan Tuhan dan mengandalkan Tuhan saja di dalam hidup ini. Bagian ini juga mengajarkan bahwa pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat bagi anak-anakNya yang percaya kepadaNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«