suplemenGKI.com

TUHAN MENJAWAB DOAKU

1 Samuel 1:19-28

 

Pengantar
Kemarin kita telah membaca dan merenungkan kehidupan Hana yang mengalami kepahitan dan tak ada seorang pun yang dapat memahami isi hatinya.  Namun ia mampu berjuang melewatinya bersama dengan Tuhan. Hana membuktikan imannya kepada Tuhan dengan menyerahkan seluruh pergumulannya dalam doa. Bagaimanakah kisah Hana selanjutnya? Apakah yang akan Tuhan perbuat kepada Hana setelah ia mengadu atas seluruh kepedihan hatinya?

Pemahaman

  • Ayat 19-20    : Apa yang terjadi pada Hana setelah ia mengadu akan pergumulannya kepada Tuhan?
  • Ayat 24-28    : Apa yang dilakukan oleh Hana setelah Tuhan menepati janji-Nya?

Hana mengadu atas semua isi hatinya kepada Tuhan dalam doanya. Bahkan pada saat itu pula, imam Eli salah mengerti tentang Hana. Barulah sesudah Hana menjelaskan pada imam Eli bahwa ia tidak mabuk, melainkan berdoa untuk mencurahkan isi hatinya, Eli pun mengucapkan berkat atasnya. Maka sesudah peristiwa itu, ia menjalani kehidupannya kembali. Akan tetapi, Tuhan tidak tinggal diam, melainkan Ia mengingat Hana akan segala pergumulannya (ayat 19). Kata “mengingat” mengandung pemahaman bahwa bukan berarti Tuhan melupakan pergumulan Hana, melainkan Ia sedang mempersiapkan rencana yang besar bagi Hana dan keluarganya, serta seluruh kaum Israel kelak.

Dalam kurun waktu satu tahun kemudian, Tuhan menganugerahkan seorang anak laki-laki pada Hana dan ia menamai anak itu Samuel (ayat 20). Tuhan menepati janji-Nya pada Hana, sekaligus sedang membuka jalan bagi kehidupan orang Israel. Anak yang dilahirkan oleh Hana pada nantinya akan dipercayakan jabatan sebagai nabi dan dialah yang akan mengurapi raja Israel. Hana yang telah merasakan janji dan pertolongan Tuhan, menepati nazarnya. Setelah anak itu disapih, maka dibawanyalah ke rumah Tuhan di Silo. Ia mempersembahkan anak sulungnya itu kepada Tuhan dan menyerahkan kehidupan anak itu pada kehendak-Nya (ayat 27-28).

Refleksi
Doa merupakan sarana yang kita lakukan untuk bersekutu dan semakin mengenal Tuhan. Melaluinya, kita mencurahkan segala isi hati dan permohonan kepada Tuhan. Namun adakalanya ketika kita berdoa, kita justru berorientasi pada kepentingan dan ambisi pribadi. Sehingga ketika apa yang kita  minta dalam doa belum terjawab, kita mudah berputus asa. Saudara, Allah selalu punya cara untuk menolong kita. Oleh karena itu, ketika Tuhan menjawab permohonan kita, maka kita harus tetap hidup dalam ucapan syukur. Sebaliknya, jika Tuhan belum menjawab apa yang kita doakan, bukan berarti Tuhan berdiam diri. Tuhan punya rencana yang terbaik dari apa yang kita pikirkan.

Tekadku
Tuhan, ajarku untuk selalu mendekat kepada-Mu dalam segala situasi dan kondisi yang terjadi. Mampukan aku tetap percaya dan setia kepada-Mu.

Tindakanku
Dalam segala ujian iman yang dihadapi, aku akan selalu berdoa kepada Tuhan dan percaya akan semua rencana-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«