suplemenGKI.com

Yosua 24:14-15.

 Keharusan Untuk Memilih.

       

            Manusia hidup harus memiliki kepastian. Untuk memiliki kepastian manusia harus memilih salah satu dari sekian banyak tawaran & alternatif yang sesuai dengan dirinya. Jika manusia tidak menjatuhkan pilihan pada salah satu alternatif atau supaya aman maka tidak perlu memilih tetapi menjalani semua tawaran yang ada, maka sudah pasti ia akan semakin bingung dan lelah kemudian akhirnya tidak pernah sampai pada kepastian. Sebuah pengalaman yang tidak pernah saya lupakan, ketika mengikuti pramuka waktu masih duduk di bangku SMP. Salah satu kegiatannya adalah menelusuri jalan setapak dengan waktu tempuh kira-kira satu setengah jam perjalanan. Ketika perjalanan sudah dilalui kira-kira satu jam, kami diperhadapkan pada dua persimpangan, yaitu ke kiri dan ke kanan. Dan di ke dua persimpangan itu tidak ada petunjuk arah untuk dipilih, di sanalah kami mengalami kebingungan. Kebingungan itu membuat kami tidak berani memutuskan untuk memilih ke kiri atau ke kanan, akhirnya kami menjadi ketakutan, lelah dan putus asa. Sampai akhirnya kami disusul oleh beberapa pemibina. Hari ini kita belajar tentang sebuah keharusan memilih dengan petunjuk yang sudah jelas dari Yosua 24:14-15.
 

Pertanyaan-pertanyaan penuntun:

  1. Ada berapa alternatif pilihan yang ditawarkan Yosua dan mengapa Yosua merasa perlu untuk menawarkan alternatif pilihan bagi bangsa Israel?
  2. Apa konsekuensi yang akan dialami oleh bangsa Israel jika mereka salah memilih dalam iabadah?
  3. Sudahkah anda dan keluarga menentukan pilihan untuk beribadah kepada Allah yang benar?
     

Renungan:
            Dalam pidato yang terdahulu Yosua menunjukkan bahwa, dahulu nenek moyang mereka memilih beribadah kepada ilah-ilah lain dan mengabaikan Allah yang benar. Ternyata ilah-ilah lain itu tidak mampu menyelamatkan, menolong dan mencukupi kehidupan mereka baik secara fisik maupun spiritual, sehingga mereka menderita dalam perbudakan Mesir dan jauh dari Tuhan yang benar. Kali ini Yosua menawarkan dua alternatif  kepada mereka, yaitu memilih beribadah kepada ilah-ilah lain atau kepada Allah yg telah membebaskan mereka dari penderitaan di Mesir (Lih. Yosua 24:5-13) Tawaran dari Yosua itu bertujuan, agar ketika mereka menjatuhkan pilihan bukan karena terpaksa, melainkan atas kesadaran dan sukarela yang muncul dari diri mereka sendiri. Sebab ketaatan, kesetiaan dan komitmen untuk beribadah kepada Tuhan harus didasari dengan kerelaan, sepenuh hati dan ketulusan bukan karena paksaan.

            Keputusan dalam memilih untuk beribadah kepada siapa adalah sebuah keputusan yang mengandung konsekuensi, dan konsekkuensi itu tergantung dari pilihannya. Kalau pilihannya sama dengan nenek moyang mereka dahulu, maka sudah jelas konsekuensinya penderitaan dan kebinasaan, tetapi jika pilihannya adalah kepada Allah yang benar, maka konsekuensinya adalah keselamatan, kebebasan, kedamaian, kemakmuran dan pengharapan sejati (Lih. Yosua 24:8-13)

            Saudara, sampai hari ini sudahkah kita dan keluarga kita memilih dengan benar kepada siapa kita dan keluarga kita harus beribadah dan menyembah? Belajar dari Yosua, dalam pernyataannya “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan” Sebuah ketegasan yang begitu kuat dari pernyataan itu, yang menandakan begitu yakin dan percaya Yosua menunjukkan sebuah pilihan yang tepat yang harus menjadi pilihan setiap orang dan setiap keluarga agar memiliki hidup yang kekal. Di sekitar kita ada begitu banyak pilihan-pilihan yg bisa membuat kita tidak beribadah dengan sungguh-sungguh (Kemampuan kita, kekayaan kita, profesi kita, jabatan kita, kepandaian kita dan sebaginya) Semua itu ibarat ilah-ilah lain. Sama sekali tidak salah memiliki semua itu, tetapi jangan sampai semua itu membuat kita tidak memiliki kesetiaan, ketulusan dan kerelaan untuk beribadah kepada Tuhan Yesus yang telah menyelamatkan kita dari dosa dan juga telah memberikan kita kepastian keselamatan kekal. Tuhan memberkati kita.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«