suplemenGKI.com

TUHAN YANG TETAP DIMULIAKAN

Mazmur 8

Pengantar
Hal-hal yang terlihat mengagumkan seringkali membuat kita tak mampu merenung dan menemukan adanya sesuatu dibalik yang terlihat mengagumkan tersebut. Misalnya, ketika kita melihat berbagai kehebatan/kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi atau keindahan seni budaya yang dibuat manusia, maka mungkin saja kita tak mampu melihat ‘tokoh utama’ di balik semua yang hebat/canggih dan indah tersebut. Tentu saja hal ini menyebabkan kita lebih cenderung berpikir untuk memuji dan menghargai pembuat karya ilmu pengetahuan dan teknologi atau seni budaya tersebut. Tetapi jika kita mau sejenak berdiam diri dan merenungkan (melihat secara batiniah) segala proses kehidupan ini, maka kita akan menemukan (berjumpa) dengan ‘tokoh utama’ dibalik semua yang terjadi ini, seperti apa yang dinyatakan dan diteladani pemazmur dalam Mazmur 8 pada hari ini.

Pemahaman
Ayat  4 – 9              :  Apa yang pemazmur ungkapkan tentang keberadaan manusia?
Ayat 2,3, dan 10    :  Bagaimana kemuliaan TUHAN tetap dinyatakan?

Ketika pemazmur melihat langit buatan jari TUHAN beserta bulan dan bintang-bintang yang IA tempatkan di sana, yang tentunya sangat mengagumkan bahkan menjadi begitu penting dan indah di malam yang gelap, maka bagaimana dengan keberadaan manusia? Mengapa TUHAN begitu mengindahkan manusia?

Pemazmur menyatakan bahwa manusia telah dibuat hampir sama dengan ALLAH, serta telah dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat. Hal ini terlihat dan terwujud melalui pemberian kuasa kepada manusia atas buatan tangan TUHAN yang lain. Segala-galanya telah TUHAN letakkan di bawah kaki manusia, yaitu: kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang, serta burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan. Dalam hal ini sesungguhnya adalah pemberian kekuatan dan kemampuan untuk tata kelola kehidupan.

Dan sesungguhnya pokok terpenting dari ungkapan (kesaksian) pemazmur adalah bahwa kemuliaan TUHAN itu tetap nyata di seluruh bumi dan keagungan TUHAN mengatasi segala langit. Sekalipun manusia terlihat memiliki kekuasaan di darat, laut, dan udara, tetapi ia hanyalah insan ciptaan TUHAN. Bahkan sejak dari bayi dan anak yang menyusu, TUHAN dapat memakainya untuk menyatakan kekuatan TUHAN atas (melawan) hal-hal yang negatif. Bahwa kekuasaan itu tetap dari TUHAN, dan untuk kemuliaan TUHAN melalui hal-hal baik, termasuk anugerah keselamatan bagi manusia yang percaya kepada-NYA.

Refleksi
Dalam keheningan hati marilah kita mengambil waktu untuk merenungkan:

 

  • Apakah kita telah memakai kekuasaan (kekuatan dan kemampuan) yang TUHAN berikan secara baik?
  • Apakah kita tetap dapat melihat dan menyatakan kemuliaan TUHAN di tengah kehidupan ini?

Tekad
TUHAN, jadikan aku sebagai insan yang tetap mampu merasakan dan menghadirkan kemuliaan-MU. 

Tindakanku
Saya akan lebih melatih diri (belajar) untuk memakai kekuatan dan kemampuan yang dari TUHAN guna mewujudkan hal-hal yang baik demi kemuliaan TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«