suplemenGKI.com

Selasa, 2 Mei 2017

01/05/2017

SYAIR KOMITMEN IMAN

Mazmur 23

 

Pengantar
Dalam kehidupan bersama, maka selalu ada proses saling berinteraksi. Ada aksi dan reaksi dalam sebuah proses kehidupan, kecuali jika kita tidak lagi hidup. Termasuk dalam hal berkomunikasi, mengungkapkan sesuatu yang dirasakan dirinya kepada orang lain, agar diketahui atau dipahami. Dalam kehidupan beriman, sesungguhnya perlu terjadi komunikasi yang menggambarkan pengalaman nyata bersama TUHAN, berupa ungkapan hati, pikiran, perasaan, dan iman kita kepada TUHAN, sebagai tanggapan (baca: penerimaan) atas apa yang telah TUHAN berikan (komunikasi diri-NYA) kepada kita, yaitu pemeliharaan-NYA dalam hidup kita. Jadi mari kita belajar dari apa yang diungkapkan atau digambarkan oleh Pemazmur dalam Mazmur 23 yang kita baca pada hari ini.

Pemahaman

Ayat  1 – 4     :  Bagaimana gambaran Pemazmur tentang sosok seorang gembala?

Ayat  5 – 6     :  Apa yang menjadi syair komitmen hidup  dari Pemazmur?

Gembala adalah sosok pribadi yang siap menyediakan kebutuhan hidup gembalaannya, baik dalam arti makanan dan minuman secara lahiriah, maupun kesegaran batiniah. Gembala juga adalah sosok yang memberi tuntunan bagi gembalaannya di jalan yang benar. Gembala membawa dan mengarahkan gembalaannya pada sebuah kehidupan yang baik. Dan di dalam situasi sulit dan penuh tantangan, sosok gembala menjadi pelindung dan penghibur yang memberi rasa aman dan kekuatan.

Pemazmur mengalami bahwa di tengah kehidupan yang ia jalani, TUHAN telah hadir sebagai gembala yang sejati. Bahkan ketika ia harus berhadapan dengan para lawannya, TUHAN menjaganya bahkan memberi kekuatan secara berlimpah.

Dengan berbekal kehidupan yang sungguh dipelihara TUHAN, maka Pemazmur memiliki dasar iman dan pengharapan yang indah, sebagaimana dinyatakan dalam ayat 6: Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Sungguh, ini bukan saja sebuah Mazmur yang berisi kebaikan seorang Gembala, tetapi juga berisi sebuah syair komitmen hidup dari pribadi gembalaan yang dipelihara oleh Gembala yang baik.

Refleksi
Dalam keheningan hati marilah kita mengambil waktu untuk merenungkan:

  • Apakah kita telah merasakan pemeliharaan dari Sang Gembala kehidupan kita?
  • Adakah syair komitmen hidup yang telah kita nyatakan sebagai dasar iman dan pengharapan kita?

Tekadku
Ya TUHAN, buatlah saya menjadi gembalaan-MU yang setia.

Tindakanku
Mulai hari ini, saya ingin merayakan penggembalaan TUHAN bagi diriku dengan syair-syair komitmen hidup beriman yang saya bagikan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»