suplemenGKI.com

MERESPONI KEMURAHAN ALLAH

Yunus 3:10-4:1-4

 

PENGANTAR
Ibarat ungkapan, “dari buahnyalah kita tahu pohonnya” demikian juga dengan respons seseorang.  Respons mengungkap siapa dan apa yang dipahami seseorang berkaitan dengan peristiwa tertentu.  Bagaimana dengan respons Yunus?  Apa maknanya?  Mari kita pelajari. 

PEMAHAMAN

  • Ayat  10      :  Siapakah Allah berkaitan dengan Niniwe?
  • Ayat 1         :  Apa yang Yunus rasakan setelah melihat tindakan Allah?
  • Ayat 3-4     :  Apa inti dan permohonan Yunus melalui doanya?
  • Bagaimana respons kita terhadap kemurahan Allah bagi sesama?

Ekspresi tertentu sebagai wujud respons terhadap peristiwa, biasanya mewakili pemahaman terhadap peristiwa yang terjadi.  Ekspresi tidak selalu selaras dengan makna peristiwa.  Contohnya, seseorang bisa menangis bukan karena sedih, tetapi karena gembira.  Sebaliknya, seseorang bisa tertawa bukan karena gembira, tapi untuk melupakan kesedihannya.  Apapun ekspresinya, mestinya yang dipahami sama dengan fakta.  Hal inilah yang berbeda dengan pengalaman Yunus.  Respons Yunus sangat berbeda dengan maksud kemurahan Allah.  Yunus menyesal dan marah bukan karena Allah membatalkan hukuman;  tetapi karena apa yang terjadi pada Niniwe adalah ‘seperti’ yang ia ‘perkirakan’.  Apakah frasa “bukankah telah kukatakan itu” menunjukkan Yunus tahu yang bakal terjadi?  Atau apakah itu hanya sekadar keyakinan umum tentang karakteristik Allah?  Persoalannya bukan soal Yunus tahu atau tidak?  Sebab sampai sebelum Niniwe bertobat, bukankah Yunus tetap tidak tahu yang bakal terjadi?  Fokusnya justru pada ada tidaknya ketaatan sebagai respons yang tepat atas kehendak Allah.

Respons Yunus menunjukkan bahwa ia tidak memahami maksud kemurahan Allah.  Kemarahannya merupakan respons yang tidak tepat.  Yunus gagal memahami hati Allah.  Yunus dikuasai ketidakpeduliannya  tentang Niniwe daripada kemurahan dan kasih Allah atas hidup bangsa lain, “bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe” (ayat 11).  Memahami Allah adalah proses penting dalam kehidupan.  Pemahaman yang benar menolong orang percaya terus bertumbuh dalam pengenalan yang benar tentang Allah dan rencana-Nya.  Namun apa arti pemahaman jika tidak dibarengi ketaatan pada panggilan sebagai respons atas pemahaman itu sendiri.  Ketaatan mencerminkan ketepatan respons pada kehendak Allah yang penuh dengan kemurahan.  Merespons dengan benar kemurahan Allah berarti menyediakan diri diutus Allah, melalui kehidupan bersama keluarga dan orang lain.

REFLEKSI
Renungkan: Meresponi kemurahan Allah berarti menyediakan hati yang terbuka bagi hidup sesama.  Dan belajar melihat rencana Agung Allah melalui kehidupan bersama keluarga.

TEKADKU
Tuhan tolonglah, agar kami mampu meresponi kemurahan Allah dengan cara menyediakan  hati yang terbuka pada perintah-Mu & bertindak nyata bagi sesama & anggota keluarga bukan berdasarkan pada pikiran sendiri.

TINDAKANKU
Aku mau belajar memahami kemurahan Allah bagi diriku & sesama, agar mampu bertindak nyata dalam kehidupan pribadi dan bersama keluargaku.  Aku mau taati kehendak-Nya sebagai wujud pemahamanku akan kemurahan-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*