suplemenGKI.com

TUNAS DAUD YANG ADIL

Yeremia 23:5-6

 

Pengantar
Hadirnya keadilan sangat diharapkan dalam kehidupan umat manusia. Umat manusia yang menderita karena tekanan ekonomi, sosial, politik, maupun tekanan yang lainnya, pasti mengharapkan hadirnya seorang pemimpin yang berlaku adil dan memberikan kesejahteraan. Sebagai contoh, di Indonesia setiap lima tahun sekali mengadakan PilPres. Masyarakat berharap pemimpin yang terpilih mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik, sehingga kesejahteraan dan keadilan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang masing-masing. Demikian pula dalam kehidupan umat Tuhan, yang juga menyambut janji kedatangan sang Pemimpin, yakni Tunas Daud yang adil. Siapakah Dia dan bagaimanakah karya-Nya dalam hidup umat pilihan-Nya? Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman

  • Ayat 5-6         : Melalui Firman Tuhan yang disampaikan oleh Yeremia, siapakah yang dimaksud dengan “Tunas adil” dalam bagian ini?
  • Ayat 6             :Tindakan apakah yang dilakukan oleh “Tunas Adil” tersebut?

Dalam bagian sebelumnya kita telah memperhatikan dengan seksama bahwa untuk menyelamatkan dan melindungi umat-Nya, Allah berjanji akan memberikan pemimpin-pemimpin baru yang akan membawa mereka menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Selanjutnya, Firman Tuhan yang disampaikan melalui Yeremia, menubuatkan akan hadirnya seorang pemimpin di waktu yang akan datang, yang mana pada saat itu tidak ditentukan masanya, namun pasti terjadi. Pemimpin itu oleh Yeremia disebut sebagai “Tunas adil” (ayat 5). Tunas adil itu digambarkan oleh Yeremia sebagai raja yang akan memerintah dengan kebijaksanaan dan menegakkan keadilan serta kebenaran.

Tunas adil itu berasal dari keturunan Daud. Sebelumnya, silsilah atau keturunan Daud ini ditumbangkan dalam masa pembuangan di Babel. Namun, Allah berjanji akan membangkitkan kembali seorang pemimpin dari keturunan Daud yang mana raja ini sepenuhnya akan melakukan apa yang benar dan adil. Bukan seperti keturunan Daud sebelum-sebelumnya yang mengalami kemunduran dalam mengayomi Israel, sehingga tercerai-berai. Pemimpin itu akan membebaskan Israel dari penindasan, sehingga umat-Nya hidup dalam damai sejahtera (ayat 6). Tunas adil itu adalah Mesias, Yesus Kristus. Di dalam Yesus Kristus, setiap orang yang percaya dan berseru kepada-Nya, akan mendapatkan pengharapan kekal.

Refleksi
Pernahkah saudara diperhadapkan dengan ketidakadilan yang mungkin dijumpai dalam pekerjaan, keluarga, dan sebagainya? Siapakah yang saudara harapkan dan andalkan pertama kali ketika berada dalam kondisi tersebut? Saudara, melalui pengorbanan-Nya yang begitu besar, Kristus mengasihi dan memulihkan hidup kita. Berserah dan berharaplah kepada Kristus yang memberikan keadilan bagi kita.

Tekad
Tuhan, ampunilah bila dalam ketidakadilan yang terjadi, seringkali aku lebih mudah untuk bergantung pada orang lain. Ajarku untuk berharap kepada-Mu dan percaya bahwa Engkau akan memberikan hikmat atas persoalan ketidakadilan yang terjadi dalam hidupku.

Tindakan
Di dalam ketidakadilan yang terjadi, aku mau bertekun dalam pengharapan dan terus membangun persekutuan dengan-Nya, baik melalui saat teduh, doa, dan persekutuan-persekutuan di gereja.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«