suplemenGKI.com

Selasa, 18 Mei 2021

17/05/2021

Kisah Para Rasul 2:14-21

 

“KUASA YANG MENGUBAHKAN”

Pengantar:
Perubahan selalu menghasilkan dua hal, hal positif dan negatif. Positif berarti berubah dari tidak baik menjadi baik atau lebih baik, negatif berarti berubah dari baik menjadi tidak baik atau semakin tidak baik. Setiap kita pasti mengharapkan perubahan yang positif, tidak ada dari antara kita yang mengharapkan perubahan dari baik menjadi tidak baik atau buruk. Seorang ayah yang mengasihi anaknya pasti menginginkan anaknya selalu berubah ke arah yang semakin baik dari hari ke hari, itu sebabnya ia akan selalu membimbingnya dengan baik. Hari ini kita akan melihat ada suatu perubahan yang dialami murid-murid Yesus pasca peristiwa Pentakosta terjadi dalam diri mereka. Mari kita melihat perubahan apa yang terjadi dalam diri murid-murid Yesus.

Pemahaman:

  1. Apa yang saudara pikirkan ketika memperhatikan reaksi Petrus di ayat 14-15?
  2. Apa hubungan penjelasan Petrus terkait dengan peristiwa Pentakosta? (v. 16-21)

Keberadaan murid-murid Yesus di suatu tempat (v.1) itu terkait dengan pesan Yesus yang menghendaki agar mereka tidak meninggalkan Yerusalem untuk menantikan janji Bapa (Lih. Kis 1:4, 8). Janji itu digenapi dalam peristiwa Pentakosta, murid-murid mengalami perubahan. Mereka dapat berbicara dengan berbagai bahasa orang-orang yang hadir di Yerusalem saat itu (v. 6-7). Perubahan itu membuat sebagian orang mengira bahwa murid-murid sedang mabuk oleh anggur. Perubahan lainnya, Petrus mewakili murid-murid lainnya: berani dan tegas membantah anggapan bahwa mereka sedang mabuk anggur. Jelas bukan karena Petrus yang hebat melainkan karena kuasa Roh Kudus. Kemudian Petrus menjelaskan bahwa apa yang terjadi adalah berdasarkan apa yang telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama. Paling tidak ada beberapa hal penting yang dijelaskan oleh Petrus: 1) Apa yang mereka saksikan saat itu adalah penggenapan terhadap Firman Allah (v. 17). 2) Murid-murid dapat berbicara dengan berbagai bahasa adalah karena Roh Kudus tercurah atas mereka (v. 18). 3) Kuasa Allah akan dinyatakan dalam berbagai mujizat yang menunjukan kuasa Allah mampu mengubahkan (v. 19-20). 4). Akan datang masa-masa yang sulit, tetapi bagi mereka yang berseru kepada Tuhan akan diselamatkan (v. 21).

Refleksi:
Saudara, terkadang ketika kita menghadapi rumitnya hidup dan sulitnya situasi di sekitar kita, sangat mungkin membuat kita menjadi lemah dan tidak berdaya. Namun jangan takut ada kuasa Roh Kudus akan mengubah kelemahan kita untuk berani dan semangat menghadapi semuanya.

Tekadku:
Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Roh Kudus-Mu selalu membuat kami kuat menjalani hidup ini, walau terkadang memang tidak mudah bagi kami untuk tetap semangat di saat kami lemah.

Tindakanku:
Mari saudara-saudara kita terapkan Firman Tuhan hari ini secara konkrit dengan bersemangat menghadapi hidup ini, jangan lemah dan takut karena Roh Kudus pasti akan menolong kita.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»