suplemenGKI.com

Selasa, 18 Juni 2013

17/06/2013

MENGATASI PERGUMULAN BERSAMA DIA YANG DI ATAS SEGALANYA

Mazmur 22 : 19 – 28

Pengantar
Ketika seseorang menemukan kesulitan dalam mengerjakan sesuatu hal maka ada yang berusaha mengatasinya secara pribadi, ada juga yang putus asa, tetapi ada juga yang kemudian mencari pertolongan kepada orang lain yang dipandang mampu atau memiliki keahlian dalam mengatasi kesulitan tersebut. Jika itu kesulitan yang tidak berat maka mungkin tidak terlalu membawa penderitaan yang berarti jika tak kunjung terselesaikan, tapi jika kesulitan itu sangat berat atau bahkan disebabkan oleh pihak lain yang lebih kuat dan berkuasa, apakah kita akan membiarkannya tetap tidak teratasi?

Pemahaman
Ayat 19 – 22  :  Apa permohonan yang disampaikan Pemazmur terkait situasi hidup yang dihadapi ?

Ayat  23 – 27  :  Bagaimana sikap dan pernyataan kepada TUHAN yang dituliskan Pemazmur ?

Ayat  28 – 29 :  Bagaimana penggambaran akhir yang diungkapkan oleh Pemazmur ?

Pemazmur menggambarkan bahwa situasi penderitaan dan pergumulan hidup yang berat dapat dihadapi dengan menyatakan permohonan kepada TUHAN. Adapun isi permohonan yang dinyatakan dalam pembacaan Alkitab hari ini adalah pertolongan, kelepasan, dan keselamatan. TUHAN adalah kekuatan dan jawaban dalam menghadapi penderitaan dan pergumulan hidup ini. Orang yang mengandalkan TUHAN akan  senantiasa berharap agar TUHAN tidak menjauh dari dirinya dan bersegera menyatakan karya-NYA.

Hal memasyurkan dan memuji-muji nama TUHAN adalah sesuatu yang seharusnya menjadi tanggapan dari orang-orang yang takut akan TUHAN, rendah hati, dan hidup mencari TUHAN karena segala karya baik TUHAN yang mereka dapatkan. TUHAN tidak menyembunyikan wajah-NYA kepada orang yang sengsara dan tertindas. TUHAN mendengar ketika orang berteriak minta tolong kepada-NYA.

Pada akhirnya segala ujung bumi akan mengingat karya TUHAN dan berbalik kepada-NYA, dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-NYA. Sebab TUHANlah yang empunya kerajaan, DIAlah yang memerintah atas bangsa-bangsa.

Refleksi
Apakah ada penderitaan atau pergumulan hidup yang begitu berat sehingga kita tidak dapat lagi mengandalkan pertolongan, kelepasan, dan keselamatan dari TUHAN ? Jika kita percaya bahwa TUHAN selalu beserta dan memperhatikan hidup kita, maka apakah masih ada puji-pujian yang selalu mengalir dari kehidupan kita, dari hati kita ?

Tekadku
TUHAN, jangan biarkan saya menjauh dari-MU. Agar ketika penderitaan dan pergumulan berat melanda, saya tetap dapat merasakan kehadiran TUHAN yang menguatkan, dan hati ini tetap penuh puji-pujian yang memasyurkan nama-MU.

Tindakanku
Hari ini saya akan membawa satu pergumulan kepada TUHAN dalam doa, dan membuat sebuah syair pendek yang berisi puji-pujian kepada TUHAN dan kemudian saya bagikan kepada sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»