suplemenGKI.com

HIDUP BERTANGGUNGJAWAB SEBAGAI ORANG BERIMAN

1 Korintus 10 : 1-5

 

Pengantar
Sebagian orang Kristen merasa puas setelah dibaptis. Mereka merasa tanggung jawabnya sudah selesai dan hidupnya  akan aman dan nyaman setelah menjadi orang Kristen. Bahkan ada yang yakin bahwa hidupnya akan selalu mudah, tanpa masalah. Akibatnya menjalani hidup kekristenan dengan sembarangan. Tepatkah hal ini? Merasa aman dan nyaman setelah dibaptis tentu tak salah namun hidup mengikut Kristus bukanlah hal yang mudah. Setiap orang Kristen memiliki tanggung jawab sebagai pengikut Kristus yang mesti hidup benar di jalan Tuhan.  Pesan inilah yang mau disampaikan Rasul Paulus kepada jemaat Korintus  dalam bacaan hari ini. Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman

  • Ayat 1          : Apakah nasihat Paulus bagi jemaat Korintus? Apakah maksud Paulus untuk menyampaikan nasehat ini?
  • Ayat 2-5      : Bagaimana pengalaman Bangsa Israel bersama dengan Musa pada waktu itu?

Paulus memberikan nasehat kepada jemaat di Korintus untuk tetap memiliki tanggung jawab sebagai umat yang telah menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus. Bagian ini sangat penting untuk diketahui oleh jemaat yang seolah-olah sudah tahu tetapi sebenarnya  masih ada bagian yang perlu dipahami dan dilakukan. Paulus mengingatkan jemaat Korintus dan kita semua akan pengalaman iman nenek moyang Israel dalam perjalanan di padang gurun.

Hal pertama yang ditunjukkan oleh Paulus adalah perlindungan bangsa Israel selama berada dalam masa pembebasan di padang gurun. Mereka berada di bawah perlindungan awan, melintasi laut dan menjadi pengikut Musa (ay 1-2).  Maksud di bawah perlindungan awan adalah adanya tiang awan yang menyertai mereka  (Kel 13 : 21-22, Kel 14 : 19). Ini menunjukkan perlindungan Allah kepada bangsa Israel. Ketika melintasi laut, menunjukkan pada suatu kejadian yang sangat luar biasa. Bagaimana laut merah yang terbelah dan menjadi kering untuk mereka lewati. (Kel 14 : 21-22). Dan di ayat  3 menunjukkan bahwa untuk menjadi pengikut Musa mereka telah dibaptis dalam awan dan dalam laut. Ini dapat dipahami sebagai suatu pernyataan simbolik karena di jaman Perjanjian Lama belum dikenal baptis, tetapi ada unsur yang sama yaitu ada unsur air dan titik balik setelah percaya kepada Allah. Bangsa Israel memiliki status baru dari budak menjadi umat Allah yang mengalami pemeliharan Tuhan. Demikian pula orang percaya yang memiliki status baru sejak dibaptis.

Selain mengalami perlindungan, bangsa Israel juga mengalami pemeliharaan di padang gurun. Mereka mendapatkan makanan dan minuman rohani yang sama. Kalau bangsa Israel mendapat manna dan minum dari air yang ditemukan di batu karang. Jemaat Korintus juga mendapat makanan rohani yang sama yang bersumber dari Allah yang memelihara dan menyertai. Juga minum dari batu karang yang adalah Kristus.

Namun  pada ayat 5  Paulus membawa ingatan pembaca pada hal yang kontradiktif yaitu bagaimana Allah tidak berkenan kepada sebagian besar bangsa Israel karena banyak di antara mereka yang tidak mencapai garis akhir. Mereka mati di padang gurun. Dalam ayat 5 ini, Paulus mau menyampaikan pesan penting bagi jemaat Korintus. Jangan pernah merasa diri hebat dan kuat dengan berbagai karunia rohani yang Tuhan anugerahkan. Hidup yang dipenuhi kasih karunia Tuhan, bukan berarti telah menyelesaikan perjuangan iman. Setiap orang yang beriman kepada Kristus memang mendapatkan kasih karunia Allah di sepanjang kehidupannya. Namun justru karena itu mesti dengan penuh syukur dan semangat berjalan di jalan Tuhan. Perjalanan hidup sebagai pengikut Kristus harus diisi dengan tanggungjawab hidup benar sejalan dengan kehendak Tuhan.

Refleksi
Dalam keheningan, buatlah gambar  peta perjalanan hidup Saudara sebagai pengikut Kristus? Apakah Saudara selalu berjalan di jalan Tuhan dalam pembagai kondisi kehidupan? Apakah Saudara merasa telah menghidupi perjalanan iman dengan tanggungjawab hidup benar di dalam Tuhan? 

Tekadku
Ya Tuhan, berikanlah aku kekuatan dan hikmat untuk setia hidup di jalan yang Kau kehendaki sampai garis akhir kehidupanku.

Tindakanku
Aku akan terus berlatih mengosongkan diri  dalam perjalanan hidup sehari-hari agar makin hari hidupku makin memuliakan Tuhan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«