suplemenGKI.com

Bacaan : Kisah para rasul 3 : 11-26.

KAMI ADALAH SAKSI

Setelah Petrus menyembuhkan si pengemis lumpuh di Gerbang Indah Bait Allah, banyak orang berkumpul karena kagum terhadap kejadian tersebut atau bahkan mungkin ada orang yang sekedar kepingin tahu tentang Petrus. Akan tetapi Petrus melihat hal itu sebagai kesempatan/peluang untuk dapat bersaksi kepada mereka tentang kasih Tuhan.

Pertanyaan penuntun.

  1. Bagaimana Petrus dapat memakai jembatan dari peristiwa tersebut untuk bersaksi ?
  2. Hal-hal apa saja yang disaksikan Petrus dalam kotbahnya ?
  3. Bagaimana cara kita bersaksi kepada orang lain tentang kasih Kristus ?

RENUNGAN.

Peristiwa kesembuhan pengemis lumpuh tersebut akhirnya menjadi pusat perhatian orang banyak. Mereka kagum kepada Petrus yang telah dipakai Tuhan dengan luar biasa, sehingga terjadi kerumunan massa yang sangat banyak. Bagi Petrus hal itu merupakan kesempatan untuk bersaksi kepada  orang banyak tersebut. Ia [ Petrus ] memulai berkotbah dengan menegaskan  bahwa mereka [ orang banyak ] mestinya tidak perlu terlalu kagum akan peristiwa tersebut karena bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Petrus dan murid-murid yang lain telah berkali-kali menyaksikan mukjizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus sendiri. Orang banyak tidak perlu  terlalu kagum kepada Petrus dan Yohanes karena bukan kedua rasul ini yang telah menyembuhkan tetapi Tuhan Yesus Kristus.

Rasul Petrus memfokuskan kotbahnya/kesaksiannya tentang Yesus Kristus. Petrus menyaksikan bahwa Yesus Kristus adalah :

  • Allah yang dimuliakan bapa Abraham, Ishak dan Yakub.
  • Putra Allah, Yang Kudus dan Benar tetapi telah mereka aniaya dan bunuh.
  • Pemimpin kepada Allah karena IA adalah Putra Allah yang bangkit dari kematian.
  • Namun karena kasihNya walaupun umatNya telah menolakNya bahkan membunuhNya, namun jalan kepadaNya tetap dibuka bagi setiap orang yang mau datang dengan pertobatan.

Dalam peristiwa ini kita dapat melihat keberanian Petrus untuk bersaksi kepada orang banyak tentang Yesus Kristus yang penuh kuasa. Mereka adalah SAKSI dari semua peristiwa yang telah dikerjakan oleh Yesus Kristus, dan kini mereka mulai mendemontrasikan [menyaksikan] kasih Tuhan Yesus Kristus kepada orang banyak.

Sebagaimana Petrus dan Yohanes merupakan Saksi dari kehidupan dan pelayanan Kristus, dan mereka telah memuai menyaksikannya, maka seharusnya kita juga harus berani menyaksikan cinta kasih Tuhan. Kita adalah orang-orang yang telah banyak mengecap kebaikan Tuhan, menerima berkatNya, pertolonganNya bahkan dalam setiap langkah hidup kita selalu disertai Tuhan. Dengan demikian sebenarnya setiap orang Kristen bisa menceritakan kebaikan Tuhan kepada orang lain tentang peristiwa-peristiwa kehidupan sehari-hari. Mari kita belajar bersaksi ! amin.

 

“Setiap orang mempunyai pengalaman yang indah bersama Tuhan, ceritakanlah pengalaman itu kepada orang lain”.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«