suplemenGKI.com

‘KU BERI YANG TERBAIK

Ulangan 26:5-10

 

Pengantar
Persembahan adalah ungkapan atau ekspresi kasih kita kepada Tuhan atas semua kebaikan yang telah Ia berikan di dalam kehidupan kita. Praktek memberi persembahan sudah ada sejak zaman Perjanjian Lama. Melalui bacaan pada hari ini, kita diajak untuk kembali merenungkan tentang cara kita membalas semua kebaikan yang sudah Tuhan berikan di dalam kehidupan kita.

Pemahaman

  • Ayat 5-6      : Apa yang terjadi dengan kehidupan orang Israel?
  • Ayat 7-10    : Bagaimana cara bangsa Israel menghayati penyertaan Tuhan?

Bagian bacaan pada hari ini merupakan tata cara untuk memberi persembahan kepada Tuhan. Tata cara ini dimulai dengan menyatakan dan mengingat kembali kebaikan Tuhan yang sudah terjadi sejak Abraham. Perjalanan Abraham bukanlah perjalanan yang biasa karena perjalanan yang ia lakukan sekaligus merupakan perjalanan iman. Dari Abraham, bangsa Israel benar-benar memahami karya penyelamatan yang dilakukan oleh Tuhan yang juga terjadi untuk seluruh umat manusia. Bangsa Israel wajib menyatakan kebesaran Tuhan melalui Abraham sebagai bukti bahwa Allah sungguh-sungguh menyertai kehidupan umat-Nya. Penyertaan itu dilakukan dengan membawa Abraham dan keluarganya yang anggotanya sedikit, namun diubah-Nya menjadi bangsa yang besar, kuat, dan banyak jumlahnya (ay. 5). Untuk itulah kita memahami bahwa Abraham disebut sebagai bapa orang percaya karena melalui kehidupan Abraham segenap bangsa Israel semakin beriman kepada Tuhan.

Walau ada dalam tuntunan Tuhan, ternyata tidak membuat Israel hidup dalam ketenangan dan kenyamanan. Mereka berhadapan dengan penindasan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Mesir. Di tengah penderitaan seperti itu mereka tetap mampu mencari Tuhan. Mereka semakin kuat dan teguh dan juga terus mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan. Dengan sikap yang demikian, mereka mampu merasakan bahwa Tuhan mendengarkan mereka. Tuhan melihat kesengsaraan, kesukaran, dan penindasan yang dialami oleh bangsa Israel. Mereka telah berubah menjadi bangsa yang besar dan kuat. Di tengah kondisi tersebut, Allah tidak pernah meninggalkan mereka. Bangsa yang besar dibuat-Nya semakin kuat oleh tangan Tuhan yang menolong mereka melalui berbagai mujizat dan kuasa-Nya.

Tuntunan Tuhan membawa mereka pada negeri yang berlimpah kekayaannya, yang berlimpah susu dan madunya (ay. 9). Hal ini menunjukkan bahwa bangsa Israel yang selalu disertai oleh Tuhan juga tidak pernah kekurangan, bahkan mereka hidup lebih dari cukup lewat semua berkat yang Tuhan berikan. Melalui setiap kebaikan Tuhan, penyertaan, dan pertolongannya di berbagai situasi kehidupan, bangsa Israel menetapkan dalam rutinitas kerohanian mereka bahwa mereka mempersembahkan hasil pertama sebagai persembahan yang terbaik. 

Refleksi
Ada banyak bentuk persembahan yang dapat kita berikan di tengah kehidupan kita. Persembahan uang, tenaga, atau waktu, adalah contoh dari persembahan yang dapat kita berikan kepada Tuhan. Melalui kesaksian bangsa Israel, kita belajar bahwa mereka terlebih dahulu menyerahkan semua hal kepada Tuhan sehingga sungguh-sungguh mampu merasakan karya Tuhan di dalam kehidupan mereka setiap hari. Ketika berkarya, mereka juga mampu untuk memberikan hasil yang terbaik.

Kita juga belajar sekali pun menyerahkan hidup ke dalam Tuhan akan selalu ada tantangan yang datang dan sesungguhnya membuat kita semakin kuat dan tegar sebab tangan Tuhan yang menopang kehidupan kita. Untuk itulah, kita semakin dimampukan untuk memberi yang terbaik, berkarya dengan baik, maksimal, dan optimal di tengah kehidupan kita. Kita memberi yang terbaik untuk nama Tuhan.

Tekadku
Tuhan, ajarkanlah kami untuk selalu mampu memberi yang terbaik di dalam kehidupan kami untuk memuliakan nama-Mu. 

Tindakanku
Hari ini saya akan melakukan aktivitas saya dengan penuh semangat dan berusaha dengan segenap kemampuan saya untuk melakukan yang terbaik, tentu dengan pertolongan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«