suplemenGKI.com

Bangsa Israel yang hidup dalam pembuangan di Babel, membutuhkan penghiburan dan kekuatan dari Tuhan. Tuhan mengingatkan akan apa yang telah terjadi pada bangsa Israel, namun Tuhan sekaligus memberikan jaminan keselamatan kepada umat pilihanNya

  1. Apa yang Tuhan katakan tentang diriNya kepada bangsa Israel yang tinggal dalam pembuangan di Babel? Perhatikan ayat 14 dan 15.
  2. Apa yang ingin diungkapkan Tuhan terhadap perbuatanNya pada masa lalu kepada bangsa Isarel? Perhatikan ayat 16 dan 17.
  3. Apa yang diharapkan Tuhan kepada bangsa Israel sewaktu mereka ada di Babel? Perhatikan ayat 18-19.
  4. Apa yang akan dilakukan Tuhan untuk masa depan bangsa Israel ? Perhatikan ayat 20-21.

Renungan

Tuhan memperkenalkan jati diriNya sebagai Penebus, yang Mahakudus, Allah Israel. Tuhan akan mengirim orang/bangsa untuk membebaskan bangsa Israel dari negri Babel dari tangan orang-orang Kasdim. Tuhan mengingatkan bangsa Israel bahwa ketika mereka hidup dalam negri Babel, mereka sudah tidak mempunyai raja lagi, raja mereka yang sesungguhnya adalah Tuhan yang Mahakudus. Tuhan sebagai raja mereka, dibuktikan ketika mereka belum mempunyai raja, namun Tuhan yang memimpin dan menuntun mereka, keluar dari Mesir dan menyeberangi laut Teberau, serta menghancurkan tentara musuh melalui laut Teberau tersebut

Ada begitu banyak hal yang sudah diperbuat oleh Tuhan kepada bangsa Israel, namun Tuhan juga ingin bangsa Israel bukan hanya mengenang pada jaman dulu Tuhan menolong mereka, tetapi Tuhan menginginkan mereka untuk melihat kedepan, dimana Tuhan tetap akan melakukan hal-hal yang baru kepada bangsa Isreal. Tuhan ingin bangsa Israel yang hidup di Babel memiliki pengharapan yang baru, bahkan jauh lebih besar dari apa yang pernah mereka dengar dan saksikan.

Tuhan menjanjikan kepada bangsa Israel kehidupan yang lebih baik, setelah mereka menjalani masa pembuangan di Babel.

Tuhan mengingatkan pada mereka yang hidup di Babel, tidak hanya mengenang masa yang lalu yang indah-indah saja, tetapi siap menghadapi hidup ini.

Tuhan mengharapkan umat pilihanNya untuk tidak menyesali kehidupan yang sedang dijalani, namun sebaliknya untuk senantiasa memiliki pengharapan pengharapan baru di dalam dan bersama dengan Tuhan yang hidup sepanjang masa .

Bagaimana kehidupan kita dihadapan Tuhan, apakah kita seperti bangsa Israel yang hidup hanya mengenang masa lalu yang indah-indah saja, dan kuatir dengan hidup yang sedang dijalani ini. Mari kita senantiasa mengingat janji Tuhan yang menyertai kita dan memberikan hal-hal yang baru kepada kita, karena Allah yang kita sembah adalah Allah yang hidup disepanjang jaman.

Mari kita jalani hidup ini dengan berpengharapan pada Tuhan, serta menyakini Tuhan memberikan hal-hal yang baru pada kita

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*