suplemenGKI.com

Percayalah Kepada Allah

Markus 11:20-25

 

Pengantar
                Pada jaman sekarang ini semakin sulit orang mempercayai satu kepada yang lain. Kalau orang sedang mencari pekerjaan, maka yang didahulukan untuk diterima adalah orang-orang yang telah direkomendasikan pihak-pihak lain atau pihak yang sudah dikenal. Tujuan hal tersebut ditempuh biasanya berkaitan dengan keamanan perusahaan tersebut. Dipercayai oleh seseorang adalah hal yang berharga dan tidak boleh disia-siakan. Bagaimana ketika kita mempercayai Tuhan?

Pemahaman
Ay 20, Apa yang dilihat murid-murid pada waktu itu?
Ay 21, Apa yang dikatakan Petrus kepada Gurunya?
Ay 22-25, Apa jawaban Yesus dan pengajaran apa yang Yesus berikan kepada murid-murid-Nya?

Dalam perjalanan meninggalkan Betania, Yesus sempat mengutuk pohon ara yang tidak berbuah, dan keesokan harinya murid-murid mendapat bahwa pohon ara yang telah dikutuk itu menjadi kering sampai ke akar-akarnya. Melihat hal itu Petrus dengan bangganya berkata kepada Gurunya: Rabi pohon ara yang Kau kutuk itu sudah kering!
Yesus menegaskan kepada para murid untuk percaya kepada Allah. Bahkan Tuhan Yesus mengingatkan bahwa mereka dapat melakukan hal-hal yang luar biasa, asalkan mereka tidak bimbang hatinya, namun percaya apa yang dikatakannya itu akan terjadi. Yesus juga mengajarkan bahwa: apa yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu menerimanya, maka hal itu akan terjadi bagimu.
Yesus juga mengajarkan bahwa kalau seseorang ingin berdoa kepada Tuhan, maka orang yang mau berdoa tersebut harus membereskan hubungannya dengan sesama manusia, misalnya untuk mengampuni orang yang bersalah kepadanya, karena Bapa yang disorga pasti melihat apa yang dilakukan anak-anak-Nya.
Yesus menghendaki orang-orang yang datang kepada Tuhan itu semakin hari semakin percaya akan kuasa Tuhan yang bekerja dalam kehidupan sehari-hari mereka, maka menjaga hati yang terus menerus murni harus tetap dilakukan oleh para murid dan orang-orang yang percaya.
Yesus mengajarkan bahwa Tuhan juga dapat melakukan hal-hal yang luar bisa diluar jangkauan akal pikiran manusia, namun Tuhan juga ingin murid-murid-NYA hidup di dunia nyata (sehari-hari). Kehidupan di dunia nyata inilah yang Tuhan inginkan supaya murid-murid-Nya boleh menjadi berkat bagi orang lain karena telah mempercayai Tuhan yang luar biasa.
Maka sesungguhnya kehidupan orang beriman itu menjalankan percayanya kepada Tuhan yang diwujudkan dengan tindakan kasihnya terhadap sesama. Semakin orang itu mempercayai Tuhan dalam hidupnya berarti orang itu semakin menunjukkan kasihnya kepada orang lain.

Refleksi
Ambil waktu dan renungkan : Sejauh mana saudara percaya kepada Tuhan? Sejauh mana saudara mempercayakan hidup ini kepada Tuhan? Dan sejauh mana saudara berharap menjadi berkat bagi sesama?

Tekadku
Ya, Tuhan ajarkan kepada kami bukan saja menuntut Tuhan untuk mengabulkan doa kami, namun ajarkan kepada kami semakin hari semakin percaya dan mempercayakan hidup ini kepada-MU

Tindakanku
Hari ini aku belajar mempercayakan hidup ini sepenuhnya  ke dalam tangan penguasaan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*