suplemenGKI.com

TUHAN MENJAGAKU

Mazmur 121   

 

Pengantar
“Apapun juga menimpamu, TUHAN menjagamu. Naungan kasih-NYA pelindung, TUHAN menjagamu” demikian syair bait pertama lagu Kidung Jemaat 438. Dan jika kita menyanyikannya dengan penghayatan hati yang baik maka sungguh-sungguh dapat menguatkan kehidupan kita. Tapi tentu tidak cukup jika kita hanya merasakan kekuatan itu ketika menyanyikan lagu tersebut, tapi kiranya juga merasakan kekuatan yang sama ketika menjalani perjalanan hidup kita yang sering diperhadapkan dengan gunung-gunung pergumulan dan tantangan. Maka marilah kita membaca Firman TUHAN dalam Mazmur 121 untuk memperoleh tuntunan dalam meyakini akan karya pertolongan TUHAN, berupa proses penjagaan hidup kita. 

Pemahaman
Ayat  1 – 4           :  Siapa sumber pertolongan yang dinyatakan oleh Pemazmur?
Ayat  5 – 8           :  Bagaimana hidup dalam penjagaan TUHAN?

Ketika Pemazmur melayangkan matanya ke gunung-gunung dan membayangkan ziarah kehidupan yang harus dilaluinya maka ia menyatakan bahwa sumber pertolongannya adalah TUHAN yang menjadikan langit dan bumi. TUHAN adalah Penjaga yang tidak akan terlelap dan tidak tertidur, karena itu TUHAN takkan membiarkan kakinya goyah dalam berbagai pergumulan dan tantangan.

Tuhan sebagai yang diimani menjadi Penjaga hidup kita adalah Tuhan yang setia menaungi di sebelah tangan kanan kita sehingga matahari tidak menyakiti kita pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga kita terhadap segala kecelakaan. TUHAN akan menjaga nyawa kita. TUHAN akan menjaga keluar masuk kita, dari sekarang sampai selama-lamanya. Ini berarti TUHAN menjaga kita pada setiap waktu kehidupan, juga dari segala bahaya yang mengancam kehidupan iman kita.

Refleksi
Dalam keheningan hati marilah kita mengambil waktu untuk merenungkan:

  • Apakah kita sungguh mengimani bahwa TUHAN menjaga perjalanan hidup kita?
  • Apakah kita merasakan penjagaan TUHAN dalam setiap waktu kehidupan kita?           

Tekad
TUHAN, mampukan aku untuk dapat mengimani penjagaan yang TUHAN berikan kepadaku secara penuh.

Tindakanku
Mulai hari ini, aku akan belajar untuk lebih menghayati dan merasakan penyertaan TUHAN, tidak hanya pada saat bernyanyi ataupun berdoa, tetapi dalam setiap perjalanan hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«