suplemenGKI.com

WUJUD SAMBUTAN BAGI KEHADIRAN-NYA

Mazmur 118:1-29

 

PENGANTAR
Minggu ini kita bersama-sama memasuki Minggu Palma (Minggu Palem).  Pada Minggu Palma kita melihat bagaimana Yesus dielu-elukan ketika masuk kota Yerusalem.  Para murid dan orang-orang Yahudi menyambut dengan mengutip Mazmur 118:26.  Apakah maknanya bagi kita?  Mari kita mempelajarinya!

 

PEMAHAMAN

Ayat 26 : Apa makna nyanyian sambutan bagi Yesus ini?

Ayat 1 & 29 : Nyanyian ini di awali dan diakhiri kalimat yang sama. Apakah maknanya?

Apa wujud sambutan kita atas kehadiran-Nya dalam hidup?

Mazmur ini merupakan nyanyian kemenangan yang sarat sukacita dan ucapan syukur.  Latar belakang Mazmur ini adalah saat itu raja Daud dan keturunannya berada dalam keadaan bahaya, lalu dilepaskan Allah kemudian dipulihkan kedudukannya sebagai raja.  Menurut sumber-sumber Yahudi, Mazmur ini diucapkan bersahutan pada hari raya Pondok Daun.

Pemazmur mengisahkan penyelamatan yang Allah lakukan (ay.5-21).Oleh sebab itu, Mazmur ini di awali dan diakhir “Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya” (ay.1, 29).  Pengakuan ini tidak hanya makin mengentalkan keyakinanbahwa Tuhan ada di pihaknya, tetapi juga makin memperteguh iman dan pengharapannya. Pemazmur mengajak umat untuk hanya mengandalkan Tuhan dan bukan manusia, betapa pun kuatnya para pemimpin (ay.8-9).  Meskipun akibat dari keyakinan itu bisa jadi harus berhadapan dengan sejumlah lawan dari segala bangsa (ay.10) dan ditolak dengan hebat sampai jatuh (ay.13), tetapi ada keselamatan dari-Nya.  TUHAN yang memberikekuatan sehingga dapat mengalahkan musuh-musuh yang mengelilingi.

Pada jaman Tuhan Yesus, Mazmur ini juga biasa dinyanyikan pada hari raya Pondok Daundalam arak-arakan tanda sukacita dan ucapan syukur yang mengiringi raja dan para pemimpin Yahudi.  Arak-arakan itu menuju rumah Tuhan, yang kemudian mencapai puncaknya pada upacara korban.  Mazmur ini memang sangat mereka kenal, tetapi yang pasti melalui nyanyian ini mereka ingin meluapkan sukacita menyambut Sang Mesias dalam arak-arakan kemenangan.  Mazmur yang dikutip “Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN!”.  Tidak perlu menanti saatnya Pondok Daun, bahkan saat itu sebelum Paskah pun, mereka bersorak-sorai menyambut sekaligus menaruh harapan kepada Sang Mesias yang telah datang itu.  Mereka memuji penuh sukacita untuk menyambut Sang Mesias yang hadir di tengah-tengah mereka (ay.26).

REFLEKSI                                                                       
Mari merenungkan: Allah hadir dalam segala keadaan hidup kita.  Bagaimana kita menyambut kehadiran-Nya?  Para murid dan orang-orang Yahudi menyambut-Nya dengan Mazmur syukur.  Bagaimana dengan kita?

TEKADKU
Tuhan tolong aku dalam keadaan apapun untuk mewujudkan sambutan atas kehadiran-Mu dengan wujud nyata.

TINDAKANKU
Dalam setiap keadaan, aku mau menyambut kehadiran-Nya dengan penuh sukacita melalui ….. (pujian, baca firman, doa, datang beribadah, dll).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«