suplemenGKI.com

Selasa, 14 Sept 2021

13/09/2021

DI ANTARA KITA DAN KATA

Amsal 25 : 11 – 15  

 

Pengantar
Dalam kehidupan pribadi maupun bersama (termasuk keluarga), maka tak jarang kita menjumpai atau mengalami bahwa ada sebuah kata atau perkataan yang membawa dampak bagi diri sendiri atau orang lain, baik kata-kata secara tertulis maupun kata-kata secara lisan. Dalam kitab Amsal 25 : 11 – 15  yang kita baca pada hari ini, kita akan belajar untuk melihat hubungan antara kita dengan kata-kata yang kita sampaikan atau yang kita terima, serta menghubungkannya dengan firman TUHAN, yang juga kita terima antara lain berupa kata-kata atau perkataan dalam kehidupan pribadi maupun keluarga. Bahkan tak jarang kita memasang kata-kata hikmat maupun firman TUHAN di tempat-tempat tertentu untuk dapat dibaca atau diperhatikan.

Pemahaman
Ayat  11 – 15  :  Apa yang sungguh berharga dan perlu diperhatikan dalam hidup ini, dan apa yang tidak berharga?

Dalam bacaan Alkitab pada hari ini, ada beberapa hal yang sungguh berharga dan perlu diperhatikan dalam hidup ini, yaitu: perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya, teguran yang bijak, kesetiaan (kepatuhan), dan kesabaran (gambaran lidah yang lembut). Dan jika kita cermati secara baik maka beberapa hal tersebut berkaitan dengan hal perkataan. Ini menunjukkan betapa pentingnya bahkan adanya kekuatan dari sebuah kata atau perkataan, sehingga menjadi sesuatu yang sangat berharga dalam hidup ini. Apalagi jika kita hubungkan dengan setiap perkataan yang kita imani sebagai Firman TUHAN, tentu ini sungguh berharga untuk kebahagiaan kita.

Sebaliknya, hal menyombongkan diri (juga dapat melalui perkataan) sesungguhnya tidak membawa hal yang berharga. Hal ini digambarkan seperti awan dan angin tanpa hujan, yaitu seperti kehidupan yang berisi dusta atau hanya memberi harapan palsu, bagai hadiah yang tak pernah diberikan. Kesombongan diri tidak pernah membawa kesejukan dan kesegaran hati.

Jadi kita perlu menjaga (mengelola) penyampaian kata-kata secara baik, bahkan memelihara setiap perkataan firman TUHAN untuk kita berlakukan dan wujudkan dalam hidup ini. Ini tidak saja menjadikan kebahagiaan secara materi tetapi juga secara rohani. Tidak saja berharga bagai apel emas di pinggan perak atau cincin emas dan hiasan kencana, tapi juga memberi kesegaran hati (ayat 13), dan mematahkan kekerasan pikiran (ayat 15).

Refleksi
Dalam keheningan hati marilah kita mengambil waktu untuk merenungkan:

  • Apakah kita telah berupaya untuk memperhatikan setiap kata dan perkataan kita secara baik?
  • Apakah kita telah membaca, mendengarkan serta memelihara dan mewujudkan firman TUHAN secara baik?

Tekadku
TUHAN, jadikan aku pribadi yang dapat merasakan kebahagiaan karena melakukan firman TUHAN dan sedia berbagi perkataan yang baik bagi sesama.

Tindakanku
Dalam segala situasi kehidupan, juga di masa Bulan Keluarga ini saya akan berupaya untuk membagikan (menuliskan atau memperdengarkan) atau memasang kata dan perkataan baik untuk membangun kehidupan yang baik.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»