suplemenGKI.com

Keluaran 17 : 8 – 16

BEKERJA SAMA DENGAN BAIK

 

PENGANTAR
Keberhasilan dalam sebuah tim ditentukan oleh kerjasama yang baik dari semua anggota tim tersebut. Sudah barang tentu kerjasama yang baik dibarengi dengan kerja keras dan semangat dari setiap anggota tim sehingga dapat meraih hasil yang maksimal. Musa menjadi pemimpin umat Israel memiliki otoritas Allah dalam memimpin umat menuju tanah perjanjian. Namun Musa tidak dapat bekerja sendirian, ia membutuhkan orang-orang lain sebagai tim seperti Harun, Hur dan Yosua. Tim yang kompak dan solid sangat di butuhkan ketika menghadapi lawan.

PEMAHAMAN

  1. Siapakah lawan yang menyerang umat Israel ? ( ayat 8 ). Mengapa umat Israel dimusuhi ?
  2. Bagaimana sikap dan tindakan Musa dalam menghadapi bangsa Amalek ? ( ayat 9 – 10 )
  3. Apa yang terjadi di medan perang ? ( ayat 11 – 13 )
  4. Bagaimana sikap Musa setelah meraih kemenangan di medan perang ? ( ayat 14 – 16 )

Sangat dimungkinkan bahwa bangsa Amalek yang datang menyerang umat Israel adalah penghuni wilayah padang gurun tersebut. Mereka merasa terusik dengan kehadiran umat Israel sehingga bangsa Amalek maju berperang melawan umat Israel. Musa sebagai pemimpin umat harus menentukan sikap. Pertama-tama Musa memilih Yosua untuk memilih orang-orang yang akan maju berperang dibawah pimpinan Yosua. Kedua Musa bersama Harun dan Hur naik ke atas bukit membawa tongkat Allah. Dalam peperangan tersebut terjadi sesuatu yang unik, yaitu ketika Musa mengangkat tangannya maka Israel lebih kuat akan tetapi ketika Musa menurunkan tangannya maka yang lebih kuat adalah bangsa Amalek. Ketika Musa mulai penat Harun dan Hur mengambil batu sebagai alas duduk buat Musa sedangkan Harun dan Hur menopang tangan Musa agar tetap terangkat sehingga pada akhirnya umat Israel menang dalam peperangan tersebut.

Ada beberapa hal yang dapat kita petik dari peristiwa tersebut. Pertama, bahwa hasil peperangan tidak ditentukan oleh kekuatan manusia saja tetapi Tuhan yang menentukan hasilnya. Kedua : meskipun Allah yang menentukan hasilnya namun manusia harus memakai alat atau sumberdaya yang ada, juga diperlukan kerjasama yang baik. Ketiga : Harun dan Hur bekerja sama dengan Musa.

Tongkat Allah yang ditangan Musa adalah symbol  kekuatan-Nya namun Harun dan Hur harus menopang tangan Musa agar tetap terangkat. Sehingga tanpa pertolongan mereka maka Yosua tidak akan menang. Musa bersyukur kepada Tuhan atas kemenangan tersebut, ia mendirikan mezbah untuk Tuhan sebagai ucapan syukurnya. Dalam peperangan rohani, melawan persoalan-persoalan kehidupan sertakanlah Tuhan dalam peperangan tersebut agar kita beroleh kemenangan.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan sejenak, apakah dalam menghadapi setiap tantangan dan persoalan kehidupan dan pelayanan saudara mengandalkan/menyertakan Tuhan ?

TEKADKU
Ya Tuhan ampunilah saya jika selama ini saya kurang menyertakan Tuhan dalam menghadapi peperangan rohani.

TINDAKANKU
Mulai sekarang saya harus belajar menyertakan Tuhan dalam menghadapi setiap persoalan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«