suplemenGKI.com

TUGAS HAMBA

Yesaya 49:1-6

 

PENGANTAR
Apa jadinya bila seseorang bekerja tanpa kompetensi atau kemampuan?  Bisa dibayangkan bagaimana hasil akhir suatu pekerjaan bila dikerjakan oleh mereka yang sekedar tahu, tapi tidak menguasainya.
Berantakan bukan!  Profesi apapun, membutuhkan kemampuan yang setara dengan tuntutan tugasnya. Bacaan hari ini menjelaskan tugas setiap orang percaya sebagai hamba Tuhan.  Mari kita baca dan renungkan!

PEMAHAMAN

  • Bagaimana Yesaya memahami panggilan kenabian pada dirinya ? (ayat 1, 5)
  • Bagaimana Yesaya memposisikan dirinya di hadapan Allah? (ayat 3, 6)
  • Tugas apakah yang Allah berikan kepada Yesaya? (ayat 3-6)

Latar belakang Yesaya 49 adalah bangsa Israel berada dalam pembuangan di Babel.  Diperkirakan 15-20 ribu orang Israel dibuang ke Babel dalam dua gelombang.  Secara spiritual Israel adalah umat yang tidak lagi setia pada Tuhan.  Menjelang pembuangan, mereka terbukti lebih mengandalkan bangsa lain dibanding Allah.  Itu sebabnya, Allah mengijinkan Israel ditawan dan dibuang ke Babel.  Di tengah situasi yang tidak mudah seperti itulah Yesaya mendapat penegasan mengenai panggilan kenabiannya.  Penegasan panggilan yang menyakinkan bahwa jalan hidupnya sebagai hamba Tuhan.

Tiga tugas penting Yesaya sebagai hamba Tuhan.  Pertama, “menyatakan keagungan” Allah (ayat 3).  Yesaya dipanggil menceritakan kebesaran dan keagungan Tuhan yang layak diandalkan umat-Nya (pasl 30-31, 33).  Kedua, “mengembalikan Yakub kepada-Nya” (ayat 5).  Yesaya dipanggil untuk mengutamakan Tuhan sehingga pemulihan spiritual akan berdampak pada tegaknya “suku-suku Yakub” (ayat 6) yang terserak karena pembuangan.  Yesaya diutus untuk membawa pemulihan spiritual Israel.  Ketiga, “menjadi terang bagi bangsa-bangsa” (ayat 6).  Artinya ketika Israel dipulihkan, akan ada banyak bangsa yang takjub dan mengakui kedaulatan dan kebesaran Allah Israel.  Pemulihan Israel akan menjadi teladan sekaligus terang bagi bangsa-bangsa lain.

Tiga tugas yang diemban Yesaya masih relevan menjadi tugas setiap orang percaya sebagai hamba-Nya.  Bahkan tugas tersebut sekaligus menjadi ukuran sejauhmana seorang hamba memahami dan menjalani panggilannya.  Berapa banyak setiap kita sebagai orang percaya menggunakan waktu untuk mengenalkan siapa Yesus kepada orang lain?  Tiap orang percaya adalah hamba Tuhan yang dipanggil untuk mewartakan sabda dan kasih Tuhan kepada sesama dan kehidupan.  Apapun tantangannya harus tetap semangat dalam melaksanakan tugas yang Dia percayakan.

REFLEKSI
Mari merenungkan: Hamba Tuhan adalah mereka yang telah menerima anugerah keselamatan dan senantiasa bersedia mengerjakan karya keselamatan-Nya bagi sesama dalam hidup sehari-hari.  Mari mengerjakan tugas dari-Nya melalui sikap hidup kita!

TEKADKU
Ya TUHAN, tolonglah agar sikap hidupku mencerminkan tugasku untuk mewartakan keselamatan dari-Mu.  Ajar aku mengerjakan tugas panggilanku sebagai hamba-Mu dengan penuh kesetiaan dan kerelaan. 

TINDAKANKU
Hari ini aku mau merubah sikap hidupku yaitu ……. sebab tidak mencerminkan karya keselamatan yang Dia anugerahkan.  Hari ini aku mau membicarakan siapa Tuhan saat bertemu dengan ……. (sebutkan nama) agar Dia meyakini karya-Mu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«